fokus6.net, BANJARMASIN – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (FKIP ULM) meraih akreditasi internasional dari ACQUIN, lembaga penjaminan mutu pendidikan tinggi asal Jerman.

Capaian ini mencakup sembilan program studi sarjana dengan masa berlaku sertifikat hingga 30 September 2032.

Sertifikat akreditasi tersebut mencatat penetapan pada 22 Juni 2026. Sementara itu, proses untuk meraih pengakuan internasional ini berlangsung sekitar dua tahun, mulai dari penyusunan dokumen hingga asesmen lapangan.

Sembilan program studi yang meraih akreditasi tersebut meliputi Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Sosiologi, serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Selain itu, ada Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Seni, Pendidikan Geografi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Pendidikan Bahasa Inggris.

Proses Akreditasi Berlangsung Dua Tahun

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) ULM, Prof. Agung Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa proses akreditasi membutuhkan persiapan panjang. Tim harus menyusun dokumen, menjalani peninjauan, hingga menghadapi asesmen lapangan.

Tim asesor melaksanakan asesmen secara hibrida di FKIP ULM pada 12–13 Februari 2026. Kegiatan tersebut melibatkan 12 penilai, terdiri atas tiga perwakilan ACQUIN dan sembilan ahli dari berbagai negara.

“Proses ini sudah berjalan sekitar dua tahun, mulai dari penyusunan dokumen, peninjauan, hingga penetapan asesmen lapangan,” ujarnya.

Agung juga menjelaskan bahwa ULM memilih lembaga akreditasi yang telah mendapat pengakuan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Lembaga akreditasi yang kami gunakan telah mendapat pengakuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” tambahnya.

Rektor ULM Apresiasi Kerja Tim

Rektor ULM, Dr. dr. Iwan Aflanie, M.Kes., Sp.F., S.H., mengapresiasi kerja seluruh tim yang terlibat dalam proses akreditasi. Ia menyampaikan apresiasi tersebut melalui siaran pers pada Rabu (21/10/2026).

Baca juga  Lima Mahasiswa KKN dan Sopir Truk Tewas dalam Kecelakaan Maut di Mantewe

Menurut Iwan, keberhasilan ini lahir dari kerja bersama di tingkat program studi, fakultas, hingga universitas.

Karena itu, ia berharap capaian tersebut dapat mendorong unit akademik lain mengikuti langkah serupa.

“Kami sangat mengapresiasi capaian ini, khususnya kepada tim yang terlibat, mulai dari tingkat program studi dan fakultas hingga tim di tingkat universitas, yang telah bekerja dalam proses akreditasi internasional ini,” ujarnya.

Ia juga berharap keberhasilan sembilan program studi tersebut memacu program studi lain untuk meningkatkan kualitas dan meraih pengakuan internasional.

“Akreditasi yang diraih sembilan program studi ini juga diharapkan dapat memotivasi program studi lain agar mampu meraih akreditasi internasional,” lanjutnya.

Perkuat Mutu Pendidikan dan Daya Saing Lulusan

Akreditasi ACQUIN menjadi salah satu upaya FKIP ULM untuk memperkuat mutu pendidikan tinggi.

Selain itu, pengakuan internasional ini diharapkan mendukung daya saing lulusan di tingkat global.

Ke depan, capaian tersebut dapat menjadi dorongan bagi program studi lain di lingkungan ULM untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dengan demikian, upaya pemenuhan standar mutu internasional dapat berjalan lebih luas di lingkungan universitas.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net