Profil Iwan Aflanie, Dokter Forensik yang Kini Memimpin Universitas Lambung Mangkurat
fokus6.net, BANJARMASIN – Iwan Aflanie kini memimpin Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai rektor periode 2026-2030. Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia lebih dulu membangun karier di bidang kedokteran forensik dan akademik.
Dr. dr. Iwan Aflanie, M.Kes., Sp.F., S.H. meraih 59 suara dalam pemilihan Rektor ULM. Ia menang dalam satu putaran dengan mengungguli Prof. Ahmad Alim Bachri yang memperoleh 32 suara dan Dr. Rusmansyah dengan satu suara.
Total suara dalam rekapitulasi mencapai 92 suara. Hasil tersebut kemudian membawa Iwan ke posisi Rektor ULM untuk periode empat tahun.
Profil Rektor Baru ULM
Iwan Aflanie lahir di Banjarmasin pada 14 September 1973. Ia merupakan alumnus Fakultas Kedokteran ULM.
Namun, perjalanan pendidikannya tidak berhenti di bidang kedokteran. Iwan juga menempuh pendidikan hukum di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister kedokteran forensik di Universitas Gadjah Mada. Kemudian, Iwan menyelesaikan pendidikan doktor di Universitas Airlangga.
Dengan latar belakang tersebut, Iwan menekuni bidang kedokteran forensik dan medikolegal. Ia juga mengembangkan karier akademiknya di Fakultas Kedokteran ULM.
Pernah Jadi Dekan Fakultas Kedokteran
Karier Iwan di ULM berkembang melalui sejumlah jabatan. Ia pernah menjadi Kepala Bagian Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran ULM.
Selain itu, Iwan pernah menjabat Koordinator Kepaniteraan Klinik. Setelah itu, ia dipercaya sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Selanjutnya, Iwan menjabat Wakil Dekan Bidang Akademik. Pada 2020, ia kemudian dipercaya menjadi Dekan Fakultas Kedokteran ULM.
Dua tahun kemudian, Iwan masuk jajaran pimpinan universitas. Ia menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik ULM pada 2022.
Aktif di Organisasi Kedokteran
Selain menjalankan tugas akademik, Iwan aktif dalam organisasi profesi. Ia pernah menjadi Ketua IDI Cabang Banjarmasin periode 2012-2016.
Pada masa pandemi Covid-19, Iwan juga terlibat dalam penanganan pandemi. Ia menjadi Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan.
Di lingkungan Fakultas Kedokteran ULM, Iwan juga memimpin Gugus Tugas Covid-19. Kemudian, ia tercatat sebagai anggota Majelis Kehormatan Etik Kedokteran IDI Kalsel.
Pengalaman organisasinya juga mencakup posisi Ketua TKMKB BPJS Kota Banjarmasin. Selain itu, Iwan pernah menjadi Wakil Ketua Ikatan Alumni Lemhanas Kalsel.
Ia juga tercatat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat MTI Kalsel dan aktif di Muhammadiyah Wilayah Kalimantan Selatan.
Kini Pimpin ULM Periode 2026-2030
Perjalanan Iwan dari dokter forensik, akademisi, hingga pimpinan universitas berlangsung selama bertahun-tahun. Kini, ia membawa pengalaman tersebut ke posisi Rektor ULM.
Iwan resmi memimpin ULM periode 2026-2030 setelah memenangkan pemilihan rektor. Selanjutnya, ia akan menjalankan tugas sebagai pimpinan universitas selama empat tahun.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Tinggalkan Balasan