fokus6.net, BANJARMASIN – Tim SAR gabungan menghentikan sementara penyelaman di bangkai KM Virgo Transport 8 pada hari ke-20 operasi pencarian, Jumat (2/10/2026).

Keputusan itu muncul setelah penyelaman selama dua hari berturut-turut belum menemukan korban tambahan. Karena itu, tim akan mengevaluasi kondisi penyelaman sebelum menentukan langkah berikutnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan tim melakukan dua metode pencarian pada Kamis (1/10/2026).

Tim menyisir permukaan air. Selain itu, penyelam gabungan juga masuk ke badan kapal.

“Untuk pencarian di atas permukaan air hasilnya nihil hari ini. Kemudian pencarian di bawah air oleh tim penyelam gabungan juga hasilnya masih nihil,” ujar Sudayana dalam konferensi pers, Kamis malam.

Penyelam Sudah Sisir Ruang yang Aman

Menurut Sudayana, penyelam sudah menyisir ruang-ruang kapal yang masih memungkinkan untuk mereka masuki.

Namun, beberapa bagian kapal tetap tidak bisa mereka jangkau. Kondisi struktur kapal dan lingkungan di dalamnya membuat area tersebut berisiko bagi penyelam.

“Semua ruang aman itu sudah penyelam telusuri. Sisanya adalah ruangan-ruangan yang memang berisiko untuk dimasuki,” jelasnya.

Karena itu, tim tidak memaksakan penyelaman ke area yang membahayakan personel. Selanjutnya, tim akan mengevaluasi hasil penyelaman dan berbagai kendala di lokasi.

KN SAR Purworejo Kembali ke Banjarmasin

Pada hari ke-20, KN SAR Purworejo yang membawa tim penyelam akan kembali menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Kapal tersebut lebih dulu menyelesaikan penyelaman sortie keempat. Setelah itu, tim melakukan evaluasi bersama terkait kondisi penyelaman di badan kapal.

“Besok untuk melaksanakan evaluasi bersama terkait pelaksanaan penyelaman di badan kapal, kendalanya seperti apa,” kata Sudayana.

Meski penyelaman berhenti sementara, sejumlah unsur laut tetap berada di sekitar lokasi. Mereka bertugas melakukan pemantauan dan monitoring.

Baca juga  Muhidin Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Masjid Sabilal Muhtadin

Unsur tersebut antara lain KRI RE Martadinata, KRI Spica, KRI Bung Hatta, KP Orca, KN SAR Pacitan, dan KN SAR Kertajaya.

Sementara itu, pencarian di permukaan air tetap berjalan di wilayah kerja Kantor SAR Palangkaraya.

Kantor SAR Pontianak juga menggelar operasi. Langkah ini untuk mengantisipasi kemungkinan korban masuk ke wilayah perairan Kalimantan Barat.

SMC Operasi SAR KM Virgo T8, I Putu Sudaya tegaskan tim penyelam sudah sisir semua area aman. (Foto: Fokus6.net/Fahrulani)

Empat Jenazah Akan Dievakuasi dengan Helikopter

Di sisi lain, empat jenazah yang sebelumnya ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah masih menunggu proses evakuasi.

Sudayana menjelaskan lokasi penemuan hanya bisa dijangkau melalui jalur laut. Tim harus menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan rubber boat untuk mencapai lokasi.

Selain itu, perjalanan dari Kumai menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar lima jam. Karena itu, tim harus bermalam di lokasi penemuan.

Selanjutnya, tim menjadwalkan evakuasi empat jenazah melalui jalur udara pada Jumat. Helikopter AR3604 sudah disiagakan di Lanud Pangkalan Bun.

“Besok pagi semua keempat jenazah yang kemarin sudah ketemu akan kita evakuasi dengan menggunakan helikopter AR3604,” ujar Sudayana.

57 Orang Masih dalam Pencarian

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 tetap berlanjut. Pencarian permukaan masih berjalan di wilayah Kalimantan Tengah.

Selain itu, tim tetap memantau area sekitar bangkai kapal. Pencarian juga mencakup wilayah perairan yang masuk dalam koordinasi kantor SAR terkait.

Hingga 1 Oktober 2026, manifes KM Virgo Transport 8 mencatat 243 orang. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan 74 orang meninggal dunia.

Sementara itu, 57 orang masih dalam pencarian.

Penulis/Reporter: Fahrulani