fokus6.net, BANJARMASIN – Guru SMPN 6 Banjarmasin tetap menjalankan tugas saat pembelajaran jarak jauh atau PJJ di tengah kabut asap.

PJJ di Banjarmasin diperpanjang hingga Sabtu, 12 September 2026. Kebijakan ini membuat guru tetap menjalankan pembelajaran dari jarak jauh.

Meski tidak mengajar tatap muka, guru tetap hadir dan melakukan absensi secara online. Selanjutnya, mereka memberikan materi kepada siswa sesuai kebijakan Dinas Pendidikan.

Guru SMPN 6 Banjarmasin Sri Wahyuni mengatakan dirinya juga menjaga kondisi tubuh selama kabut asap.

“Saya selalu pakai masker, minum suplemen dan vitamin, mengurangi aktivitas di luar ruangan,” kata Sri Wahyuni.

Menurut Sri, langkah tersebut penting untuk menjaga kesehatan selama kualitas udara memburuk.

Selain itu, sekolah tetap mengikuti kebijakan pemerintah terkait PJJ. Guru tetap menjalankan tugas, kecuali mereka sedang sakit dan memiliki surat keterangan dari dokter.

“Guru tetap hadir dan absen online mengikuti kebijakan dari edaran dinas dan memberi pembelajaran jarak jauh, kecuali bila sakit dan ada keterangan surat dari dokter,” ujarnya.

Sementara itu, SMPN 6 Banjarmasin juga menyesuaikan layanan Makan Bergizi Gratis atau MBG selama PJJ.

Setelah menerima edaran dari dinas terkait, pihak sekolah langsung menghubungi penyedia MBG. Sekolah meminta layanan tersebut berhenti sementara selama pelaksanaan PJJ.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Pemko Banjarbaru Evaluasi Kinerja SKPD, Sirajoni Tekankan Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan