fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Aksi kejar-kejaran terjadi dari Jalan S Parman Kota Banjarmasin hingga Desa Sungai Rangas, Kabupaten Banjar, Minggu (6/9/2026) sore.

Puluhan warga mengejar sebuah mobil yang dugaan kuat terlibat tabrak lari. Mobil tersebut melaju hingga lebih dari tujuh kilometer dari lokasi awal.

Pengejaran berlangsung saat lalu lintas cukup padat. Aktivitas warga juga masih ramai karena kejadian berlangsung pada sore hari.

Informasi di lokasi menyebut pengemudi sempat menabrak sejumlah pengguna jalan. Sedikitnya dua kejadian tabrakan terjadi di kawasan Sungai Lulut.

Setelah itu, mobil terus melaju menuju Jalan Martapura Lama. Pengemudi akhirnya menghentikan mobil di kawasan Desa Sungai Rangas.

Kondisi mobil mengalami kerusakan cukup parah. Ban depan sebelah kiri bahkan hanya menyisakan bagian velg.

Namun, pengemudi tidak langsung menyerahkan diri. Pria berbadan gempal itu justru keluar dari mobil dan berlari menuju persawahan warga.

Seorang warga Desa Sungai Rangas, Ahmad, mengatakan warga terus mengejar pria tersebut.

“Pelaku melarikan diri ke daerah sawah itu. Di belakang ada gudang dan rumput ilalang. Akhirnya ketemu di sana,” ujar Ahmad.

Warga kemudian menemukan pria tersebut di sekitar gudang dan rumput ilalang. Setelah itu, warga menyerahkannya kepada polisi.

Sementara itu, Ahmad menyebut ada perempuan dan bayi di dalam mobil. Perempuan tersebut diduga merupakan istri pengemudi.

“Di dalam mobil ada anak istrinya. Kondisi mobilnya hancur, ban depan sebelah kiri bahkan sisa velg saja,” kata Ahmad.

Diduga Tabrak Lari, Polisi Temukan Paket Diduga Sabu

Setelah mengamankan pengemudi, polisi memeriksa mobil yang terlibat pengejaran. Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan narkotika.

Informasi di lokasi menyebut polisi menemukan beberapa paket yang diduga berisi sabu. Petugas juga menemukan sebuah timbangan digital berukuran kecil.

Baca juga  Banjir Rendam Sungai Lulut Dalam, Kakek 70 Tahun Dievakuasi ke Rumah Sakit di Tengah Hujan Deras

Namun, polisi belum memastikan jenis dan status barang tersebut. Begitu pula dengan jumlah paket yang dugaannya berisi sabu.

Temuan itu menjadi perhatian warga setelah kasus dugaan tabrak lari tersebut. Polisi selanjutnya membawa pengemudi untuk menjalani pemeriksaan.

Situasi sempat memanas setelah warga mengamankan pria tersebut. Puluhan orang mengepung pengemudi dan berusaha melakukan penghakiman.

Karena itu, polisi berupaya mengamankan pria tersebut dari kerumunan. Petugas kemudian mengambil langkah untuk membubarkan warga.

Seorang anggota polisi berpakaian sipil mengeluarkan senjata api. Ia kemudian melepaskan dua tembakan ke udara dengan jeda beberapa menit.

Tembakan tersebut membuat warga mundur dari lokasi. Setelah situasi terkendali, polisi membawa pengemudi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini terbit, polisi belum mengungkap identitas pengemudi. Polisi juga belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tabrak lari tersebut.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net