fokus6.net, BANJARMASIN – Kebakaran menghebohkan warga Jalan Pandu, Gang Damai, RT 19, Kelurahan Kebun Bunga, Banjarmasin Timur.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Saat itu, sebagian warga masih terlelap.

Api kemudian membesar dengan cepat. Kobaran melalap enam rumah dan empat sepeda motor.

Selain itu, sejumlah perabotan warga ikut terbakar. Beberapa kali ledakan juga terdengar dari lokasi kejadian.

Warga langsung berhamburan keluar rumah. Mereka berusaha menyelamatkan diri sekaligus membawa barang yang masih sempat diamankan.

Sri, salah seorang warga, mengaku masih tertidur saat kebakaran mulai terjadi. Namun, bunyi lonceng membuatnya terbangun.

“Waktu keluar rumah, api sudah besar dan menjulang tinggi,” ujar Sri.

Sementara itu, warga lainnya, H Aat, mendengar beberapa ledakan selama kebakaran berlangsung.

Menurut H Aat, suara tersebut kemungkinan berasal dari kendaraan dan tabung gas. Keduanya ikut terbakar saat api meluas.

“Ledakannya beberapa kali terdengar. Diduga dari motor dan tabung gas,” kata H Aat.

Di sisi lain, penjaga malam bernama Gufran mengaku melihat titik awal api. Ia melihat kobaran muncul di sekitar meteran listrik salah satu rumah.

Namun, dugaan tersebut masih perlu pemeriksaan lebih lanjut. Petugas akan memastikan penyebab kebakaran melalui penyelidikan di lokasi.

Petugas pemadam kebakaran bersama warga langsung memadamkan api. Mereka juga berusaha menahan kobaran agar tidak menjalar ke rumah lainnya.

Setelah berjibaku beberapa saat, petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Selanjutnya, petugas PLN mendatangi lokasi untuk menangani jaringan listrik. Polisi juga memasang garis polisi dan memeriksa lokasi kebakaran.

Hingga Kamis pagi, petugas masih mendata kerusakan. Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran belum diketahui.

Baca juga  Ini Wajah HY dan AM Pelaku Pengeroyokan Maut di Gang Seroja Banjarmasin

Polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Karena itu, warga masih menunggu hasil pemeriksaan petugas.

Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie