fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Karhutla di Kabupaten Banjar kembali mengancam lahan pertanian warga. Kali ini, api merembet hingga persawahan di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura.

Kobaran api membakar tanaman padi yang mulai berbuah. Akibatnya, petani khawatir kehilangan hasil panen setelah berbulan-bulan merawat tanaman.

Sebelumnya, api membakar semak dan rerumputan di sekitar lahan pertanian. Namun, tiupan angin kencang membuat kobaran cepat bergerak menuju area persawahan.

Karena itu, petani bersama petugas pemadam langsung berupaya mengendalikan api. Mereka berusaha menghentikan rambatan sebelum api menjangkau lahan yang lebih luas.

Selain itu, BPBD Kabupaten Banjar mengerahkan personel untuk membantu pemadaman. Relawan juga ikut menyisir area sekitar untuk mencari titik api yang masih menyala.

Kepala BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha mengatakan petugas langsung bergerak setelah menerima laporan kebakaran.

“Kami berupaya melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke area lainnya. Kondisi angin cukup kencang sehingga petugas harus bekerja lebih cepat,” ujar Wasis Nugraha.

Sementara itu, kebakaran menghanguskan sedikitnya lima hektare lahan. Area terdampak mencakup lahan pertanian dan persawahan warga.

Tanaman padi yang mulai berbuah menjadi salah satu bagian yang terdampak. Jika kerusakan terus meluas, petani berpotensi kehilangan hasil panen dalam waktu dekat.

Di sisi lain, petugas masih memantau sejumlah titik di sekitar lokasi. Pembasahan juga dilakukan untuk mencegah bara kembali memicu kebakaran.

Penulis/Reporter: Sairi

Baca juga  Nenek 63 Tahun Terlindas Mobil di Persimpangan Sungai Andai Banjarmasin, Polisi Amankan Sopir