fokus6.net, BANJARBARU – BPBD Kalsel memperkuat pembasahan lahan bekas karhutla di Banjarbaru. Langkah itu dilakukan untuk mencegah api kembali muncul.

Senin (24/8/2026), petugas menyasar Jalan Sempati Ujung, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin. Di lokasi tersebut, sejumlah lahan masih mengeluarkan asap.

Sejak pagi, empat helikopter water bombing bergantian menyiram area terdampak. Sementara itu, tim darat memantau titik yang masih mengeluarkan asap.

Pembasahan menjadi penting karena bara dapat bertahan di dalam lahan. Apalagi, sejumlah lokasi memiliki kondisi lahan yang mudah terbakar.

Kepala BPBD Kalsel Rony Eka Saputra mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan penanganan dari darat dan udara.

“Kita terus melakukan pembasahan, terutama di titik-titik yang masih mengeluarkan asap,” ujar Rony.

Menurut Rony, Satgas Darat dan Satgas Udara bergerak bersama. Dengan begitu, petugas dapat mempercepat penanganan sekaligus mencegah api meluas.

Selain itu, kabut asap masih mengganggu jarak pandang di sejumlah lokasi. Kondisi tersebut juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar kawasan kebakaran.

1.631 Karhutla Terjadi di Kalsel

Berdasarkan data hingga 21 Agustus 2026, Kalsel mencatat 1.631 kejadian karhutla. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 6.995 hektare.

Sementara itu, pemantauan menunjukkan 8.964 hotspot di berbagai wilayah Kalsel. Data tersebut menunjukkan ancaman karhutla masih cukup tinggi.

Banjarbaru mencatat kejadian terbanyak dengan 342 kasus. Luas lahannya mencapai sekitar 1.140 hektare.

Kemudian, Kabupaten Banjar mencatat 302 kejadian dengan luas 1.496 hektare. Selanjutnya, Tanah Laut mencatat 272 kejadian dengan luas lahan sekitar 1.784 hektare.

Karena itu, pemerintah terus memperkuat penanganan karhutla. Selain memadamkan api, petugas melakukan pembasahan untuk mencegah bara kembali menyala.

BPBD Kalsel juga mengoptimalkan kekuatan Satgas Darat dan Satgas Udara. Kedua unsur tersebut terus bergerak mengikuti perkembangan titik api dan kondisi lapangan.

Baca juga  Truk Batu Bara Masih Melintas di Jalan Desa Biih, Kades Minta Pemkab Banjar Turun Tangan

Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie