fokus6.net, TANAH LAUT – Penerimaan siswa baru Tanah Laut di sejumlah sekolah dasar masih minim pada tahun ajaran 2026.

UPTD SDN 2 Kunyit, Kecamatan Bajuin, bahkan hanya menerima dua siswa baru. Kondisi ini membuat guru harus menyesuaikan pola pembelajaran di dalam kelas.

Jumlah siswa yang sedikit membuat guru dapat memberikan perhatian lebih intensif kepada setiap peserta didik.

Guru bisa lebih fokus menyampaikan materi, membuka ruang diskusi, serta memberikan pendampingan sesuai kebutuhan siswa.

Meski hanya memiliki dua siswa baru, proses belajar mengajar di UPTD SDN 2 Kunyit tetap berjalan seperti biasa.

Guru kelas UPTD SDN 2 Kunyit, Mariani, mengatakan kondisi tersebut memberikan pengalaman berbeda dalam mengajar.

“Dengan jumlah siswa yang sedikit, kami bisa lebih fokus memberikan materi dan pendampingan kepada siswa,” kata Mariani.

Menurutnya, guru juga memiliki lebih banyak kesempatan untuk berdiskusi dengan siswa dan memberikan tugas sesuai kemampuan mereka.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut turut memberikan pendampingan kepada sekolah yang memiliki jumlah siswa baru minim.

Fasilitator PM Disdikbud Tanah Laut, Aluh R Ul­fah, mengatakan sekolah dapat menyesuaikan pola pembelajaran dengan kondisi peserta didik.

“Pola pembelajaran kita sesuaikan agar proses belajar tetap berjalan dan siswa mendapatkan materi secara maksimal,” ujar Aluh.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat dua sekolah yang tahun ini hanya menerima dua siswa baru.

Keduanya yakni UPTD SDN 2 Kunyit dan SDN Riam Pinang, Kecamatan Bajuin.

Penulis/Reporter: Basuki Rahmat

Baca juga  Disdikbud Tanah Laut Fokus Tangani Anak Putus Sekolah