Dampak El Nino Mulai Terasa, Sawah di Tanah Laut Terancam Gagal Panen
fokus6.net, TANAH LAUT – Dampak fenomena El Nino mulai dirasakan petani di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Berkurangnya pasokan air membuat sejumlah sawah di Desa Handil Negara, Kecamatan Kurau, mengering dan terancam gagal panen.
Kondisi itu semakin mengkhawatirkan karena musim kemarau masih berlangsung. Selain itu, debit air di saluran irigasi terus menurun sehingga kebutuhan air tanaman padi tidak lagi tercukupi.
Di sejumlah titik, tanah sawah mulai retak akibat kekeringan. Sementara itu, sebagian tanaman padi masih bertahan meski pertumbuhannya mulai terganggu.
Salah seorang petani, Pahri, mengatakan kondisi sawahnya semakin memprihatinkan. Menurutnya, hanya sebagian tanaman yang berpeluang bertahan jika hujan segera turun.
“Air semakin sedikit. Kalau hujan tidak turun dalam waktu dekat, kemungkinan banyak padi yang tidak bisa dipanen. Saat ini hanya sebagian yang masih berpeluang selamat,” ujar Pahri.
Karena itu, Pahri berharap pemerintah segera membantu petani melalui penyediaan sumber air atau pompa air. Menurutnya, langkah tersebut dapat mengurangi risiko gagal panen.
“Kalau ada bantuan pengairan atau pompa air tentu sangat membantu kami. Yang kami takutkan sekarang adalah gagal panen,” katanya.
Selain itu, petani berharap pemerintah segera mengambil langkah antisipasi agar kekeringan tidak semakin meluas. Dengan begitu, produksi padi di Tanah Laut tetap terjaga meski dampak El Nino masih berlangsung.
Di sisi lain, petani juga berharap hujan segera turun. Mereka optimistis tanaman yang masih bertahan dapat dipanen jika pasokan air kembali mencukupi dalam waktu dekat.
Penulis/Reporter: Basuki Rahmat

Tinggalkan Balasan