fokus6.net, BANJARARU – Dugaan penipuan vendor pernikahan di Banjarbaru ramai menjadi perbincangan di media sosial. Selain itu, sejumlah korban mengaku mengalami kerugian mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Kasus tersebut mencuat setelah akun Threads @auliaseptianurad_ membagikan pengalamannya. Selanjutnya, unggahan itu memicu banyak pengakuan dari korban lain yang mengaku mengalami kejadian serupa.

Dalam unggahannya, ia menyebut kerugian mencapai belasan juta rupiah. Selain itu, ia menduga uang pelanggan justru terduga pelaku gunakan untuk kepentingan lain.

“Minta duit tarus tu pang, macam macam alasannya. Handak belanja gasan dekorasi jar, ma penipu-penipu. Buhan dekorasi aslinya ja kd dibayarinya seperak pun. Nda bayar puluhan juta, dekorasi buruk lalu. Dipesannya seadanya jar,” tulis akun tersebut.

Unggahan itu juga menampilkan tangkapan layar pengakuan korban lain. Karena itu, dugaan kerugian kini semakin meluas.

Sementara itu, pihak Luna Art Decoration turut menyampaikan keterangannya. Menurut mereka, terduga pelaku berinisial A pernah menawarkan kerja sama saat masih menjadi manajer Cevin Cafe yang kini sudah tutup.

Kala itu, A menawarkan paket venue sekaligus menggandeng sejumlah vendor untuk mengisi kebutuhan acara pernikahan. Namun, setelah pekerjaan selesai, pembayaran kepada vendor tidak kunjung A selesaikan.

“Kami sudah berusaha menghubungi dia, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan. Bahkan klien lain yang satu profesi juga mengeluhkan hal yang sama,” ujar perwakilan Luna Art Decoration, Jumat (24/7/2026).

Selain dekorasi, A dugaannya juga menawarkan berbagai jasa pernikahan. Di antaranya dekorasi, katering, wedding organizer, fotografer, MUA, hingga penyewaan gaun pengantin.

Namun, ketika vendor menagih pembayaran, A sulit dihubungi. Padahal, acara pernikahan sudah berlangsung dan para klien telah melunasi pembayaran kepada A.

Karena itu, sejumlah vendor berharap A menunjukkan itikad baik. Mereka juga meminta penyelesaian secepatnya agar persoalan tidak semakin panjang.

Baca juga  Polda Kalsel Bongkar 153 Kasus Kriminal dan Ringkus 211 Tersangka

“Kami berharap yang bersangkutan beritikad baik untuk menyelesaikan permasalahan ini agar tidak berkepanjangan dan jangan sampai ada korban lainnya,” harapnya.

Hingga berita ini terbit, A belum memberikan tanggapan. Fokus6.net juga masih berupaya meminta klarifikasi terkait dugaan yang disampaikan para korban dan vendor.