fokus6.net, BANJARMASIN – Belasan siswa KKO di SMAN 2 Banjarmasin akhirnya naik kelas setelah sekolah membatalkan keputusan sebelumnya. Selain itu, rapat dewan guru menetapkan keputusan baru usai polemik yang memicu protes dan menjadi perhatian publik.

Selanjutnya, SMAN 2 Banjarmasin berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan. Karena itu, seluruh siswa KKO kini memperoleh kepastian naik kelas.

Kepala SMAN 2 Banjarmasin, Muhdi Harto, memastikan seluruh siswa KKO naik kelas. Selain itu, sekolah segera mengevaluasi pelaksanaan program KKO agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

“Seluruh siswa KKO kami nyatakan naik kelas. Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program KKO,” ujar Muhdi Harto.

Sementara itu, pembahasan juga mengungkap belum adanya petunjuk teknis khusus untuk penyelenggaraan program KKO di tingkat SMA. Selama ini, sekolah menggunakan aturan akademik internal sebagai dasar penilaian siswa.

Akibatnya, setiap sekolah dapat menerapkan penafsiran yang berbeda terhadap penilaian siswa atlet. Karena itu, kondisi tersebut memicu keputusan yang akhirnya berubah setelah proses evaluasi.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel segera menyusun petunjuk teknis khusus program KKO. Dengan demikian, seluruh sekolah penyelenggara memiliki pedoman yang sama.

Selain menjaga kualitas akademik, aturan tersebut juga mendukung pembinaan atlet pelajar secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, pemerintah berharap program KKO dapat berjalan lebih terarah, adil, dan konsisten di seluruh sekolah.

Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie

Baca juga  Modus Penipuan Catut Nama Kapolres HSU Agus Nuryanto, Polisi Minta Warga Waspada