fokus6.net, BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi membuka Program Studi Kedokteran Hewan Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Hewan Program Profesi. Izin pembukaan kedua program studi tersebut diterbitkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 682/B/O/2026.

Keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada 7 Juli 2026 itu ditandatangani atas nama Menteri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Khairul Munadi.

Rektor ULM, Prof. Ahmad Alim Bachri, menyambut terbitnya izin tersebut sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter hewan di Kalimantan Selatan dan kawasan Kalimantan.

“Kedokteran Hewan ULM hadir untuk mendukung pembangunan Banua dan kawasan regional Kalimantan, khususnya di bidang kesehatan hewan. Ini adalah wujud nyata kehadiran ULM menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Ahmad Alim Bachri.

Menurutnya, selama ini putra-putri Kalimantan Selatan yang ingin menjadi dokter hewan harus melanjutkan pendidikan ke Pulau Jawa, Sulawesi, atau daerah lain. Dengan hadirnya program studi baru ini, calon mahasiswa kini dapat menempuh pendidikan di Banua.

Selain itu, Kalimantan Selatan memiliki posisi strategis sebagai jalur distribusi ternak antarwilayah. Kondisi tersebut membutuhkan tenaga dokter hewan yang kompeten untuk menjaga kesehatan hewan, mencegah penyakit zoonosis, serta menjamin keamanan pangan asal hewan.

Universitas Lambung Mangkurat Targetkan Penerimaan Mahasiswa Baru

ULM juga menilai keberadaan program studi ini akan memperkuat pengembangan potensi peternakan khas lahan basah. Seperti kerbau rawa dan itik alabio, sekaligus mendukung konservasi satwa endemik Kalimantan, termasuk bekantan.

“Dengan kekayaan hayati Kalimantan yang luar biasa. Kehadiran pendidikan kedokteran hewan di ULM akan menjadi motor penggerak riset, inovasi, dan layanan kesehatan hewan di Kalimantan,” lanjutnya.

Pendirian Program Studi Kedokteran Hewan di bawah koordinasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ULM melalui berbagai tahapan. Mulai dari lokakarya, kolaborasi dengan Badan Karantina Indonesia serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca juga  DKP3AP2KBPMD Balangan Panggil Oknum Kades di Awayan Terlibat Video Asusila Viral

Program ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Hadirnya prodi ini penting bagi pengembangan sektor peternakan dan kesehatan hewan di daerah.

Universitas Lambung Mangkurat menargetkan Program Studi Kedokteran Hewan mulai menerima mahasiswa baru dalam waktu dekat. Selain itu juga berkembang menjadi pusat unggulan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Khususnya di bidang kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, serta konservasi satwa lahan basah.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net