Hari Asyura di Martapura Timur, 90 Anak Yatim Terima Santunan dan Bubur Asyura
fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Yayasan Al Mau’nah memaknai peringatan Hari Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah dengan berbagi kepada sesama.
Melalui kegiatan yang berlangsung di Masjid Syiarul Islam, Desa Pekauman Dalam, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, yayasan tersebut menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim dan kaum dhuafa, Kamis sore.
Selain itu, panitia bersama masyarakat juga memasak bubur Asyura dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada warga. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sejak pagi, relawan dan warga bergotong royong mengolah sekitar 50 liter beras menjadi bubur Asyura. Tradisi tersebut rutin digelar setiap tanggal 10 Muharram dan selalu mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.
Sebelum pembagian santunan, panitia terlebih dahulu menggelar doa bersama. Selanjutnya, anak-anak yatim dan kaum dhuafa menerima santunan yang telah disiapkan yayasan. Suasana haru pun terlihat saat para penerima mendapatkan bantuan dari para dermawan.
Ketua Yayasan Al Mau’nah, Muhammad Budiman, mengatakan seluruh dana kegiatan berasal dari sumbangan masyarakat yang mempercayakan sebagian rezekinya kepada yayasan untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
“Dana kegiatan ini murni berasal dari para dermawan yang menitipkan sebagian rezekinya. Alhamdulillah, tahun ini kami kembali dapat berbagi dengan anak-anak yatim dan kaum dhuafa pada momentum Hari Asyura,” ujar Muhammad Budiman.
Ia menjelaskan, sebanyak 90 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan tahun ini. Menurutnya, program tersebut telah menjadi agenda rutin yayasan setiap peringatan Hari Asyura.
Selain menerima santunan, para peserta juga menikmati bubur Asyura yang warga masak bersama. Bahkan, setelah kegiatan berakhir, warga yang hadir turut mengantre untuk mendapatkan bagian bubur yang menjadi tradisi khas peringatan 10 Muharram.
Karena itu, Yayasan Al Mau’nah berharap kegiatan berbagi tersebut dapat terus berjalan setiap tahun. Dengan demikian, semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan silaturahmi di tengah masyarakat dapat terus terjaga.
Penulis/Reporter: Sairi

Tinggalkan Balasan