fokus6.net, BANJARBARU – PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar mencatatkan tren kenaikan konsumsi air bersih di wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar sepanjang bulan Ramadan 2026. Lonjakan penggunaan air ini dipicu oleh perubahan pola aktivitas rumah tangga masyarakat selama bulan suci.

Humas PTAM Intan Banjar, Mahyudin, mengungkapkan bahwa grafik penggunaan air mulai merangkak naik seiring dengan intensitas kegiatan warga pada jam-jam krusial, terutama saat persiapan sahur dan menjelang waktu berbuka puasa.

“Secara akumulatif, peningkatan konsumsi air selama Ramadan berada 15 hingga 25 persen. Itu dengan perbandingan dengan hari-hari biasa,” ujar Mahyudin, Sabtu (14/3/2026).

Menurut data internal perusahaan, lonjakan paling signifikan terjadi pada dini hari, tepatnya pukul 03.00 hingga 05.00 WITA.

Pada periode ini, mayoritas pelanggan secara bersamaan gunakan air untuk keperluan memasak hidangan sahur, maupun mandi sebelum menunaikan ibadah subuh.

Selain dini hari, beban puncak distribusi juga terjadi pada sore hari sekitar pukul 16.00 hingga 19.00 WITA. Persiapan berbuka dan keperluan kebersihan diri setelah beraktivitas seharian menjadi faktor utama di balik tingginya permintaan air pada jam tersebut.

Guna mengantisipasi fenomena tahunan ini, PTAM Intan Banjar memastikan tetap melakukan pemantauan ketat pada sistem distribusi.

Manajemen berkomitmen jaga stabilitas suplai agar kebutuhan air bersih seluruh pelanggan tetap terlayani secara optimal selama Ramadan hingga Idulfitri mendatang.

Baca juga  Truk Batu Bara Masih Melintas di Jalan Desa Biih, Kades Minta Pemkab Banjar Turun Tangan