fokus6.net, BANJARMASIN – Lima kru helikopter Mi-17V5 TNI Angkatan Darat yang selamat dari kecelakaan di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menjalani perawatan di RS TPT Banjarmasin. Kondisi mereka berangsur membaik setelah tim evakuasi membawa mereka ke Banjarmasin pada Kamis (5/11/2026).

Kepala Staf Korem 101/Antasari Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi menjelaskan, proses evakuasi dari Seruyan menuju Bandara Syamsudin Noor berlangsung sekitar pukul 12.50 WITA. Selanjutnya, tim membawa kelima kru ke RS TPT untuk mendapatkan penanganan medis.

Pemindahan Kru Menunggu Arahan Pimpinan

Roy mengatakan, kondisi para kru terus menunjukkan perkembangan setelah menjalani perawatan. Namun, mereka masih membutuhkan penanganan lanjutan sebelum berpindah ke rumah sakit tujuan.

Berdasarkan rencana pimpinan TNI AD, pemindahan kelima kru akan terbagi ke dua rumah sakit. Satu orang menuju rumah sakit umum Angkatan Darat di Jakarta, sedangkan empat lainnya menuju Semarang.

“Satu direncanakan ke rumah sakit Angkatan Darat di Jakarta, lainnya ke Semarang,” jelas Roy.

Rencana tersebut menjadi bagian dari penanganan lanjutan terhadap lima kru yang selamat dalam kecelakaan helikopter Mi-17V5.

Helikopter bernomor registrasi HA-5235 itu jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Rabu (4/11/2026). Saat kejadian, helikopter Puspenerbad menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan melalui operasi water bombing di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Dari delapan personel yang berada di dalam helikopter, lima orang selamat dan tiga lainnya meninggal dunia.

Penulis/Reporter: Fahrulani

Baca juga  Jembatan Bailey Dipasang, Akses Warga Mantuil Kota Banjarmasin Dipulihkan