fokus6.net, BANJARBARU — Pemkot Banjarbaru menggelar High Level Meeting (HLM) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Gawi Sabarataan, Senin (25/5/2026).

Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby memimpin langsung kegiatan tersebut.

Selain itu, forum tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Sirajoni, jajaran SKPD, Bank Indonesia, OJK, Bank Kalsel, BUMN, BUMD, hingga Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Lisa menegaskan TPID, TPAKD, dan TP2DD memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi daerah.

Menurutnya, ketiga tim tersebut saling berkaitan dalam menjaga stabilitas harga, memperluas akses keuangan, dan mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah.

“Ketiga forum ini memiliki keterkaitan dalam mendukung penguatan ekonomi daerah melalui stabilitas harga, digitalisasi transaksi pemerintah, dan perluasan akses keuangan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Banjarbaru juga ingin membangun ekosistem ekonomi daerah yang sehat, modern, dan inklusif.

Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin stabil.

Pemkot Banjarbaru Targetkan Ekonomi Tumbuh Stabil

Dalam forum tersebut, Pemkot Banjarbaru turut membahas sejumlah langkah strategis menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Salah satunya penguatan pengendalian inflasi untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok di pasaran.

Selain itu, pemerintah daerah juga mulai mempersiapkan Banjarbaru sebagai kota penghitung inflasi pada 2028.

Langkah tersebut berjalan melalui peningkatan kualitas pemantauan dan pelaporan data Indeks Perkembangan Harga (IPH).

Di sektor ketahanan pangan, Pemkot Banjarbaru terus mendorong operasi pasar dan kerja sama antar daerah.

Upaya tersebut agar pasokan bahan pokok tetap tersedia dan harga tetap terkendali.

Sementara itu, di bidang digitalisasi, seluruh SKPD harus mempercepat penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Baca juga  Kapolda Kalsel Gembleng 216 Personel Dalam Latihan Pelopor Brimob 2026

Program tersebut mencakup penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah hingga SP2D Online.

Selain mempercepat digitalisasi, Pemkot Banjarbaru juga menargetkan peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Program tersebut menyasar pelajar, pelaku UMKM, dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Lisa berharap High Level Meeting tersebut mampu menghasilkan langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Harapannya forum ini tidak hanya menjadi agenda seremonial. Namun menghasilkan solusi dan langkah strategis yang manfaatnya masyarakat rasakan,” tutupnya.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net