fokus6.net, KABUPATEN BANJAR — Warga Desa Pakutik Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, geger usai seorang pria berinisial L mengamuk dan membacok tiga orang pada Selasa (19/5/2026) kemarin. Satu korban meninggal dunia akibat luka parah yang diderita.

Ironisnya, salah satu korban dalam peristiwa berdarah itu merupakan ayah kandung pelaku sendiri.

Aksi brutal tersebut terjadi di kawasan permukiman warga dan sempat membuat warga panik. Pelaku membawa sebilah parang lalu menyerang korban secara membabi buta.

Berdasarkan informasi, pelaku pertama kali menyerang korban berinisial M yang merupakan ayah kandungnya. Korban mengalami luka bacok di bagian belakang kepala akibat sabetan parang.

Setelah itu, pelaku mendatangi korban kedua berinisial S dan kembali melakukan pembacokan. Korban mengalami luka serius di bagian kepala, bahu, dan tangan.

Korban sempat mendapat pertolongan dan relawan evakuasi ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan akibat kehilangan banyak darah.

Tak lama kemudian, pelaku masuk ke dalam rumah dan menyerang korban ketiga, seorang perempuan berinisial HJ N. Korban mengalami luka bacok di bagian leher dan tangan kiri.

Usai melakukan aksinya, pelaku sempat mencoba melarikan diri. Namun, polisi yang datang ke lokasi berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Rifandy Purnayangkara Putra, membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut. Saat ini, pelaku sudah petugas amankan di Polres Banjar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Motif pelaku masih kita dalami,” ujarnya.

Polisi masih mendalami motif pelaku melakukan aksi brutal tersebut. Selain itu, aparat juga menyelidiki dugaan pelaku berada di bawah pengaruh obat terlarang saat melakukan penyerangan yang gempar warga Sungai Pinang itu.

Penulis/Reporter: Sairi

Baca juga  Wow! Pemko Banjarmasin Luncurkan Calendar of Event di ICON Bali Mall, Paket Jasa EO Sedot Rp200 Juta