fokus6.net, BARITO KUALA — Tim SAR Gabungan mengevakuasi empat ABK TB Samudra Jaya 1 yang terjebak di dalam ruang terbatas kapal di perairan Sungai Tunjang, Kabupaten Barito Kuala, Selasa (6/5/2026) malam hingga Rabu (7/5/2026) dini hari. Keempat ABK Batola itu meninggal dunia akibat dugaan paparan gas beracun di dalam ruang terbatas atau manhole kapal.

Informasi kejadian pertama kali Bripka Priyo dari Ditpolair Polda Kalsel laporkan pada pukul 17.20 Wita. Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pukul 19.10 Wita.

Tim memulai evakuasi pukul 19.30 Wita menggunakan Self Contained Breathing Apparatus dan gas detector untuk melindungi personel dari paparan gas berbahaya selama operasi berlangsung.

Petugas mengevakuasi korban S (27) ABK TB Samudra Jaya 1 pada pukul 20.49 Wita dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban ZMH (34) keluar dari manhole pada pukul 21.51 Wita dan HHA (28) pada pukul 00.20 Wita, keduanya juga meninggal dunia. Satu korban lainnya, TRZ (38), petugas temukan dalam kondisi meninggal dunia.

SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, menjelaskan operasi ini menghadapi tantangan serius karena kondisi ruang yang sempit dan tingginya potensi paparan gas berbahaya.

“Operasi evakuasi menghadapi tantangan serius, terutama karena kondisi ruang yang sempit dan tingginya potensi paparan gas berbahaya. Seluruh personel telah bekerja sesuai prosedur keselamatan untuk meminimalisir risiko tambahan,” ujar Putu.

Putu mengimbau seluruh pihak yang bekerja di sektor perairan dan perkapalan selalu memperhatikan standar keselamatan kerja saat memasuki ruang terbatas.

“Kami mengingatkan agar setiap aktivitas di ruang terbatas wajib dengan prosedur keselamatan yang ketat. Termasuk penggunaan alat deteksi gas dan perlindungan pernapasan guna mencegah kejadian serupa,” tambah Putu.

Baca juga  Kebakaran Melanda Kontrakan di Selokayang Kotabaru, Taksiran Kerugian Setengah Miliar Rupiah

Tim SAR resmi menutup operasi pada pukul 00.40 Wita setelah seluruh korban petugas evakuasi. Seluruh unsur SAR kembali ke kesatuan masing-masing setelah operasi selesai.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net