fokus6.net, KABUPATEN BANJAR — Ketua Komisi III DPRD Banjar, Abdul Razak, mendesak pemerintah daerah segera menertibkan truk batu bara yang terus ngeyel melintas di Desa Biih, Kecamatan Karang Intan.

Razak menilai aktivitas angkutan tambang itu merusak jalan desa dan mengganggu mobilitas warga. Ia meminta pemerintah tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang terus berulang.

Ia juga menunggu langkah Bupati Banjar untuk segera menggelar pertemuan dengan pemilik angkutan dan pengusaha tambang di wilayah Karang Intan.

Di lapangan, petugas Dinas Perhubungan dan sopir truk terus terlibat aksi kucing-kucingan. Sopir memilih melintas pada malam hari atau di luar jam pengawasan agar tetap bisa beroperasi.

Razak menegaskan, pemerintah harus menghentikan praktik tersebut.

“Pemerintah harus tegas. Jangan biarkan truk yang melanggar aturan terus beroperasi dan merugikan masyarakat,” ujar Razak.

Ia juga meminta pemerintah segera memperbaiki jalan Desa Biih yang rusak akibat aktivitas angkutan batu bara. Menurutnya, pemerintah harus melindungi kepentingan masyarakat.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar sudah menutup akses jalan Desa Biih untuk truk batu bara. Namun, para sopir tetap mencari celah dan tetap melintas.

Penulis/Reporter: Sairi

Baca juga  Truk Batu Bara Masih Melintas di Jalan Desa Biih, Kades Minta Pemkab Banjar Turun Tangan