fokus6.net, HULU SUNGAI UTARA — Loka POM Tabalong menyelidiki penyebab keracunan yang menimpa 53 siswa SMKN 1 Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis berupa mie ayam dengan lauk terpisah, pangsit, dan buah semangka.

Kepala Loka POM Tabalong, Taufiqurrahman, menjelaskan pihaknya sudah mengambil sampel dari dua titik yakni sisa makanan di SPPG dan kotak makan yang siswa terima.

Siswa menerima menu MBG sekitar pukul 11.00 Wita dan makan pada pukul 12.00 Wita. Sekitar satu jam setelah makan, sejumlah siswa mulai mengeluhkan sakit perut, mual, dan pusing.

Taufiqurrahman menduga makanan mengandung bakteri patogen berdasarkan waktu munculnya gejala yang cepat setelah konsumsi.

“Namun pastinya melihat dari hasil uji lab yang sudah kami ambil tadi malam dan saat ini masih proses inokulasi. Hasilnya bisa kita lihat satu atau dua hari ke depan,” ujar Taufiqurrahman, Jumat (24/4/2026).

Pihak sekolah mendatangkan tenaga medis ke lokasi saat siswa mengeluh sakit perut. Namun karena gejala tidak mereda, 53 siswa harus petugas rujuk ke Rumah Sakit Mulia Amuntai dengan 25 di antaranya mendapat perawatan infus.

Proses pemulangan berlangsung bertahap — enam siswa pulang pada sore hari, menyisakan 19 orang, kemudian malam tersisa enam orang.

Pada pagi hari berikutnya seluruh siswa sudah pulang dan tidak ada yang mengalami masalah kesehatan serius.

“Tadi malam masih ada satu siswa yang masih jalani perawatan. Kemudian pagi ini kami cek kembali sudah pulang seluruhnya, tidak ada yang mengalami masalah kesehatan serius,” ujar Taufiqurrahman.

Loka POM Tabalong juga memberikan rekomendasi kepada SPPG agar kejadian serupa tidak terulang.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan koordinator SPPG dan seluruh mitra terkait untuk memastikan keamanan pangan dalam program MBG ke depan.

Baca juga  Banjir Rendam Permukiman Desa Asam-Asam Tanah Laut

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net