fokus6.net, BANJARMASIN — Belum usai kontroversi pembelian 21 unit mobil listrik BYD Atto 1 Premium senilai Rp5,25 miliar, warganet khususnya di Banjarmasin kembali berang dengan berhembusnya kabar pengadaan unit mirrorless seratus juta lebih.

Kabar rencana pembelian itu beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @banjarinsight pada Sabtu (14/2/2026).

“Dukung Kualitas Perkontenan Kegiatan, Pemko Banjarmasin Anggarkan Rp132 Juta untuk 2 Unit Kamera Profesional,” tulis akun tersebut dalam keterangan kontennya.

Unggahan tersebut jelas saja memantik ragam komentar. Mayoritas netizen protes dengan wacana pembelian tersebut.

“Mun kd kaitu lambat tabulik duit bos,” tulis @haj******.

“Foya-foya bangett ya,” sebut @siscaa******.

“Urang tu SDM yang profesional biar Kamera

murah gin bagus,” kata @ku******.

“Alhamdulillah hbs pulang duit rakyat,” timpal @ahmed_alb******.

Tak sedikit pula netizen mempertanyakan kepentingan atau tingkat urgensi pembelian unit kamera itu.

“Kira2 saat ini urgent kah,” tanya akun @dana_******.

Sementara saat diakses melalui laman sirup.inaproc.id, pengadaan kamera mirrorless dengan pagu Rp132 juta dari satuan kerja Bagian Umum Setdako Banjarmasin ini tercatat dengan kode RUP 64712564.

Dalam uraian ataupun spesifikasi pekerjaan mencantumkan detail kamera yang akan Pemko Banjarmasin boyong. Yakni Sensor Full-Frame 33 Mp, Perekaman Video 4K 60 Fps, Lensa 35 Mm F/1.4.

Paket itu tercatat pengumumannya dalam sistem yakni pada 29 Januari 2026 pukul 12.59 WITA.

“Jadwal Pemilihan Penyedia Mulai Februari 2026 hingga Maret 2026,” tulis keterangan paket pengadaan memilih metode E-Purchasing itu.

Sebelumnya Mobil Listrik, Kini Heboh Akibat Pengadaan Kamera

Mengacu pagu senilai Rp132 juta rupiah, maka satu unit mirrorless yang rencananya Pemko beli nilainya mencapai Rp66 juta per unit.

Sayangnya, dalam detail pengadaan tak merincikan merek mirrorless yang akan Pemko Banjarmasin pesan.

Baca juga  Jalan Rusak Banjarmasin di Pekapuran Raya Tak Kunjung Diperbaiki Permanen, Warga Kecewa

Melansir berbagai sumber, dengan angka Rp66 juta setidaknya merujuk pada sejumlah jenis kamera profesional.

Pertama dari brand Sony Alpha a7R V (Body Only). Kamera ini sering berkisar Rp59,9 juta – Rp60 juta. Ini adalah kamera mirrorless 61MP dengan pemrosesan AI yang unggul, cocok untuk fotografer lanskap, studio, dan potret.

Lalu Canon EOS R5 Mark II (Body Only) yang merupakan penerus R5. Seri ini berkisar Rp64 juta hingga Rp70 jutaan (tergantung toko). Kamera ini menawarkan 45MP, video 8K60p, dan autofokus berbasis AI yang sangat cepat, ideal untuk fotografer profesional dan pembuat konten.

Merek lainnya adalah Nikon Z8 (Body Only) yang merupakan mirrorless pro-level. Kamera ini sering berkisar Rp50-60 juta, dan merupakan alternatif kuat untuk profesional yang membutuhkan performa tinggi setara Z9 namun dalam bodi yang lebih kecil.

Sebelumnya, warganet geram akibat berhembusnya kabar pembelian puluhan unit mobil listrik untuk kepala dinas hingga camat di Pemko Banjarmasin.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net