fokus6.net, TANAH LAUT – Pemkab Tanah Laut terus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah.

Salah satu langkah yang kini yakni pembangunan sodetan pembuangan air di tiga kecamatan terdampak, yakni Kurau, Bumi Makmur, dan Bati-Bati.

Pekerjaan sodetan tersebut oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Tanah Laut.

Sodetan ini dirancang terhubung langsung ke muara laut agar air genangan banjir dapat lebih cepat dialirkan keluar dari kawasan pemukiman warga.

Dari tiga titik sodetan, dua berada di Desa Kurau Utara, Kecamatan Kurau, dan satu lainnya di Desa Handil Maluka, Kecamatan Bumi Makmur.

Salah satu sodetan yang Pemkab bangun di RT 12 Desa Kurau Utara mengharuskan pemutusan sementara akses jalan desa.

Untuk menjaga kelancaran aktivitas warga, pemerintah memasang enam unit box u-ditch dengan lebar satu meter sebagai jalur air.

Kepala Desa Kurau Utara, Bahrani, memastikan pemutusan jalan desa tersebut tidak menjadi hambatan berarti bagi warga karena pihaknya siapkan jalur alternatif.

“Meski harus memutus jalan desa, kami sudah menyiapkan jalur alternatif. Baik menuju Desa Handil Maluka maupun ke wilayah Kurau Utara. Sehingga aktivitas warga tetap bisa berjalan,” ujar Bahrani kepada fokus6.net, Rabu (14/1/2026).

Sementara itu, hingga pekan kedua Januari 2026, banjir masih merendam Desa Handil Negara di Kecamatan Kurau. Meski demikian, ketinggian air mulai mengalami penurunan.

“Air sudah turun sekitar 25 sentimeter, namun aktivitas warga belum sepenuhnya pulih karena masih ada genangan di sejumlah titik,” jelasnya.

Pemkab Tanah Laut berharap pembangunan sodetan ini dapat mempercepat surutnya banjir. Selain itu, sekaligus menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di wilayah pesisir dan dataran rendah.

Baca juga  Nelayan Terjatuh di Muara Kintap Tanah Laut Ditemukan Meninggal

Penulis/Reporter: Basuki Rahmat