fokus6.net, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan peringatan tegas kepada jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Ia menetapkan batas waktu sekitar dua hingga tiga bulan untuk menilai performa kedua institusi tersebut, sekaligus membuka peluang perombakan pejabat apabila tidak terlihat perbaikan signifikan.

Purbaya menegaskan, fokus utamanya dalam waktu dekat adalah memastikan reformasi internal berjalan, khususnya pada level pejabat operasional yang berperan langsung dalam pelayanan dan pengumpulan penerimaan negara.

“Dalam dua sampai tiga bulan ke depan saya akan fokus pada kinerja pajak dan bea cukai, memastikan ada pembenahan di level bawah agar mereka bisa bekerja lebih bersih dan efisien,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, dikutip Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, langkah evaluasi ini penting karena DJP dan DJBC memegang peranan vital dalam menjaga arus pendapatan negara. Jika performanya tidak optimal, dampaknya bisa meluas hingga memengaruhi kondisi ekonomi nasional.

Ia juga tidak menutup kemungkinan penilaian serupa akan diterapkan pada direktorat lain setelah proses pembenahan di dua lembaga tersebut berjalan.

“Setelah itu baru saya lihat unit lainnya. Sejauh ini kondisinya tidak seburuk dua instansi tersebut, padahal kinerja pajak dan bea cukai sangat berpengaruh terhadap stabilitas nasional,” katanya.

Purbaya menilai reformasi di sektor perpajakan dan kepabeanan bukan hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut kepercayaan global terhadap ekonomi Indonesia. Ia menyinggung laporan lembaga pemeringkat Moody’s Investors Service yang menurunkan outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif.

“Moody’s melihat ada risiko pada efisiensi pengumpulan pendapatan. Karena itu harus kita benahi supaya kinerjanya ke depan jauh lebih baik,” jelasnya.

Sebagai bendahara negara, Purbaya menekankan bahwa pembaruan sistem dan peningkatan integritas aparat menjadi kunci untuk memperkuat persepsi investor sekaligus menjaga ketahanan fiskal.

Baca juga  PPPK RUSPAU Halim Ditemukan Tewas di Kontrakan Bekasi, Polisi Duga Korban Dibunuh Lebih dari Satu Pelaku

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net