fokus6.net, BANDUNG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung menurunkan kekuatan besar untuk menangani kebakaran pabrik plastik yang terjadi di kawasan industri Cibolerang, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Jumat sore. Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kepala DPMKP Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, menjelaskan laporan kebakaran diterima pada pukul 15.06 WIB. Tak berselang lama, petugas langsung bergerak menuju lokasi.

“Setelah laporan masuk, waktu tempuh kami sekitar enam menit. Seluruh unit langsung kami arahkan ke Cibolerang,” ujar Soni saat ditemui di Bandung.

Dalam proses pemadaman, DPMKP Kota Bandung mengerahkan 56 personel. Upaya tersebut juga diperkuat oleh 16 personel dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung. Selain itu, unsur kepolisian, aparat kewilayahan, dan relawan kebakaran turut membantu pengamanan serta pengendalian di lapangan.

Soni mengungkapkan area yang terbakar merupakan gudang penyimpanan plastik cacah dengan luas mencapai kurang lebih satu hektare. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan dengan metode biasa.

“Material yang terbakar adalah plastik, jadi tidak cukup hanya dengan air. Kami juga menggunakan cairan pemadam khusus agar api bisa lebih cepat dikendalikan,” katanya.

Selain tantangan jenis material, petugas juga menghadapi kendala akses menuju lokasi serta keterbatasan sumber air. Untuk mengatasi hal itu, petugas memanfaatkan saluran air yang berada di sekitar pabrik dan mencari tambahan pasokan air dari sisi seberang jalan tol.

“Akses masuk hanya satu jalur lewat Jalan Cibolerang. Sisi lainnya berbatasan langsung dengan sawah dan jalan tol, sehingga kami harus membuka jalur agar unit bisa lebih dekat ke titik api,” ucap Soni.

Hingga Jumat sore, api belum sepenuhnya padam. Meski begitu, kondisi kebakaran dinyatakan mulai terkendali dan memasuki tahap pendinginan.

Baca juga  Kebakaran Puskesmas Pandahan Tapin Tengah, Diduga Korsleting Listrik di Atap

“Api masih ada di beberapa titik, tapi sudah bisa kami kuasai. Saat ini fokus kami pendinginan agar tidak terjadi penyalaan ulang,” ujarnya.

Soni memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net