Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru Dibangun, Buka Akses Ekonomi Baru hingga Bati-Bati
fokus6.net, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru terus menyiapkan pembangunan akses baru untuk memperkuat konektivitas wilayah.
Salah satunya melalui pembangunan trase awal dari Jalan Purnawirawan di Kelurahan Palam. Jalur tersebut akan tersambung ke Jalan Guntung Manggis.
Pembangunan ini juga membuka akses tembus menuju Liang Anggang-Bati-Bati. Selain itu, jalur tersebut dapat memperlancar mobilitas warga dan distribusi barang.
Lurah Guntung Manggis, Rajijanoor Yahya L, menyambut pembangunan tersebut. Menurutnya, akses baru akan mendorong perkembangan kawasan.
“Terima kasih kepada Ibu Wali Kota atas upayanya memajukan kota dan meningkatkan konektivitas jalan,” katanya.
Rajijanoor berharap pembangunan berjalan sesuai jadwal. Dengan begitu, masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya.
Menurut dia, akses baru juga dapat mempercepat mobilitas warga. Selain itu, distribusi barang dan jasa akan semakin lancar.
Ketua RT 4 Kelurahan Palam, Rintis Utomo, juga mendukung rencana tersebut. Ia menyebut akses tembus sudah lama menjadi harapan warga.
“Sebelumnya akses jalan di area ini buntu. Kondisi itu cukup menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi,” ujar Rintis.
Karena itu, Rintis optimistis akses baru akan membuka peluang usaha. Pelaku UMKM juga bisa mendapat manfaat dari jalur tersebut.
“Dengan dibukanya jalan tembus ini, kami optimistis pergerakan masyarakat semakin lancar,” katanya.
Selain Rintis, warga RT 4 Palam, Misnawati, turut menyampaikan dukungan. Ia berharap pembangunan jalan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kami berterima kasih kepada Ibu Wali Kota yang memberi perhatian kepada Kelurahan Palam,” ujarnya.
Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru Capai 43,25 Kilometer
Pemko Banjarbaru merancang jalan lingkar sepanjang sekitar 43,25 kilometer. Jalur ini akan melewati sejumlah kawasan strategis.
Trase awal bermula dari Jalan Ir PM Noor di Sungai Ulin. Selanjutnya, jalur tersambung ke Jalan Sirkuit menuju Gunung Kupang.
Dari sana, jalur menuju Simpang Empat Jalan Mistar Cokrokusumo-Bina Bakti. Kemudian, trase berlanjut ke Jalan Taruna Bakti.
Jalur tersebut selanjutnya menuju Jalan Purnawirawan di Kelurahan Palam. Setelah itu, trase berlanjut ke Jalan Guntung Manggis Ujung.
Dari Guntung Manggis, jalur menuju Jalan Banjarbaru-Pelaihari. Lokasinya berada tidak jauh dari wilayah Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Adi Maulana, menjelaskan persiapan proyek terus berjalan.
Menurut Adi, Pemko fokus menuntaskan seluruh readiness criteria pada 2026. Dokumen tersebut menjadi dasar sebelum memasuki fase konstruksi.
“Target kami pada tahun 2026 menyelesaikan seluruh readiness criteria,” ujarnya.
Dokumen itu mencakup Detail Engineering Design atau DED. Selain itu, Pemko menyiapkan Feasibility Study, AMDAL, dan Andalalin.
Penyusunan DED kini memasuki tahap akhir. Sementara itu, FS dan Andalalin segera masuk ekspose final.
Adapun penyusunan AMDAL masih berjalan. Pemko mengerjakannya bersama konsultan lingkungan dan Dinas Lingkungan Hidup.
Anggaran Jalan Lingkar Banjarbaru Capai Rp380 Miliar
Pemko Banjarbaru memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp380 miliar. Anggaran tersebut berasal dari tiga sumber pembiayaan.
APBN mendapat porsi sekitar Rp320 miliar. Kemudian, APBD Provinsi Kalsel sekitar Rp40 miliar.
Selanjutnya, APBD Kota Banjarbaru menyiapkan sekitar Rp20 miliar. Pemko juga mengusulkan dukungan pemerintah pusat.
“Agar mendapat dukungan APBN, kami mengusulkan pembangunan Jalan Lingkar melalui program IJD,” kata Adi.
Menurut Adi, pemerintah pusat mulai mengerjakan ruas Jalan Purnawirawan. Ruas itu menghubungkan Palam dengan Guntung Manggis.
Jalur tersebut juga menjadi bagian dari trase Jalan Lingkar. Karena itu, pengerjaannya menjadi langkah awal proyek tersebut.
Selain itu, Pemko mengusulkan pelebaran Jalan Purnawirawan. Pemko juga mengusulkan pelebaran sebagian Jalan Guntung Manggis.
“Informasinya, mudah-mudahan kedua ruas mulai dikerjakan akhir tahun ini atau awal tahun depan,” jelas Adi.
Tahap awal proyek akan menghubungkan Jalan Purnawirawan dengan Jalan Guntung Manggis. Jalur tersebut juga membuka akses tembus Liang Anggang-Bati-Bati.
Pemko Targetkan Proyek Masuk Prioritas Pembangunan
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, menegaskan proyek tersebut masuk prioritas daerah. Jalan lingkar juga tercantum dalam RPJMD Kota Banjarbaru.
“Proyek ini merupakan bagian penting dalam RPJMD Kota Banjarbaru,” ujar Lisa.
Karena itu, Pemko terus mempercepat persiapan proyek. Saat ini, pemerintah fokus menyelesaikan seluruh readiness criteria.
Lisa menilai jalan lingkar dapat menjadi solusi jangka panjang. Terutama untuk menghadapi pertumbuhan lalu lintas di Banjarbaru.
Menurutnya, aktivitas masyarakat terus meningkat. Pertumbuhan kawasan permukiman juga ikut mendorong kepadatan kendaraan.
Jalan Lingkar Selatan nantinya membantu mengurangi beban ruas utama. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian ialah Bundaran Simpang Empat Banjarbaru.
Kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu titik kepadatan kendaraan. Karena itu, jalur alternatif sangat diperlukan.
“Harapan kita, jalan ini mampu mengurai kemacetan,” kata Lisa.
Selain itu, jalan tersebut dapat mengalihkan kendaraan angkutan berat dari pusat kota. Pemko juga berharap akses baru membuka pusat ekonomi di kawasan timur dan selatan.
“Sekaligus membuka akses pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur dan selatan Banjarbaru,” pungkasnya.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Tinggalkan Balasan