fokus6.net, BANJARMASIN — Penurunan nilai bonus bagi atlet peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 Kota Banjarmasin memicu kekhawatiran akan potensi perpindahan atlet ke daerah lain.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarmasin menilai kebijakan tersebut dapat melemahkan motivasi atlet sekaligus mengancam keberlangsungan pembinaan prestasi olahraga daerah.

Bonus atlet yang telah dinantikan sejak November 2025 itu kini tengah dalam proses pencairan.

Namun, besaran reward yang Pemerintah Kota Banjarmasin tetapkan lebih rendah ketimbang Porprov 2022 di Hulu Sungai Selatan.

Pada Porprov 2022, atlet peraih medali emas menerima bonus sebesar Rp25 juta, perak Rp15 juta, dan perunggu Rp10 juta.

Sementara pada Porprov 2025, nilai tersebut turun menjadi Rp20 juta untuk emas, Rp12,5 juta untuk perak, dan Rp7,5 juta untuk perunggu.

Ketua KONI Kota Banjarmasin, Hermansyah, mengatakan penurunan bonus ini berisiko menurunkan loyalitas atlet terhadap daerah, terlebih di tengah persaingan antardaerah yang semakin ketat dalam merekrut atlet berprestasi.

“Kami khawatir atlet-atlet kita berpindah ke daerah lain. Ini sangat mungkin terjadi kalau apresiasi terhadap prestasi mereka terus menurun,” ujar Hermansyah, Jumat (30/1/2026).

Hermansyah menegaskan, KONI tidak dilibatkan dalam penentuan besaran bonus pada Porprov 2025.

Padahal, pihaknya telah menyampaikan usulan agar nominal reward setidaknya sama dengan Porprov sebelumnya.

“Tahun ini berbeda. Dulu KONI yang membagikan bonus, sekarang kami hanya melakukan pendataan atlet. Kami mengusulkan minimal Rp25 juta hingga Rp30 juta untuk emas,” katanya.

Menurutnya, penurunan bonus bukan sekadar persoalan angka, tetapi menyangkut penghargaan terhadap perjuangan atlet yang telah mengharumkan nama daerah.

Ia menilai, tanpa kebijakan yang berpihak pada atlet, pembinaan jangka panjang akan sulit terjaga.

Baca juga  Satgas Pangan Polda Kalsel Temukan Cabai Rawit dan Ayam di Atas HET

“Kalau daerah lain berani memberi bonus lebih besar, tentu atlet akan mempertimbangkan masa depan mereka. Ini yang harus menjadi perhatian serius pemerintah kota,” ucap Hermansyah.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net