fokus6.net, TANAH BUMBU — Seorang nenek histeris saat berada di tepi kolam retensi Desa Baroqah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (7/6/2026). Ia tak mampu membendung kesedihan setelah tim SAR menemukan cucu laki-lakinya dalam kondisi meninggal dunia.

Sejak pagi, perempuan paruh baya itu terus menunggu kabar di lokasi pencarian. Bersama keluarga dan warga lainnya, ia berharap tim SAR dapat menemukan sang cucu dalam keadaan selamat.

Korban bernama Oktovelo, 10 tahun, siswa kelas empat sekolah dasar. Bocah tersebut dugaan kuat terjatuh ke kolam retensi dengan kedalaman lebih dari lima meter saat bermain bersama teman-temannya.

Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian langsung melakukan pencarian. Petugas mengerahkan lima unit perahu karet serta tim penyelam untuk menyisir area kolam.

Selain itu, petugas juga menarik jaring di sejumlah titik yang dugaan menjadi lokasi korban tenggelam. Namun hingga sore hari, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Suasana duka semakin terasa ketika keluarga korban terus menunggu di tepi kolam. Sementara itu, tim SAR memperluas area pencarian dan kembali melakukan penyelaman secara intensif.

Setelah berlangsung lebih dari delapan jam, tim penyelam Jhonlin Marine Trans akhirnya menemukan jasad korban pada pukul 18.30 Wita.

Kabar tersebut langsung membuat keluarga korban terpukul. Sang nenek yang berada di lokasi menangis histeris saat petugas memastikan korban telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kepala Unit Siaga SAR Batulicin, Achmad Rusyandy, mengatakan tim SAR gabungan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mempercepat pencarian korban sejak laporan diterima.

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak pukul sembilan pagi dengan mengerahkan lima perahu karet dan tim penyelam. Korban akhirnya petugas temukan pada pukul 18.30 Wita oleh tim penyelam Jhonlin Marine Trans,” kata Achmad Rusyandy.

Baca juga  Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Pangkas Rambut Landasan Ulin Banjarbaru

Setelah itu, tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jasad korban dari lokasi kejadian. Petugas kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Andi Abdurrahman untuk penanganan lebih lanjut.

Penulis/Reporter: Apri