fokus6.net, KABUPATEN BANJAR — Pedagang hewan kurban di Pasar Hewan milik Pemerintah Kabupaten Banjar mengeluhkan penjualan sapi yang sepi menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Mereka menduga banyaknya sapi dari Pulau Jawa ikut memengaruhi penjualan hewan kurban lokal.

Meski pemerintah sudah menyediakan pasar khusus hewan kurban, kondisi itu ternyata belum mampu mendongkrak penjualan para penjual lokal. Bahkan, sejumlah pedagang mengaku penjualan tahun ini turun drastis dibanding tahun sebelumnya.

Salah satu pedagang, As’ari, mengatakan hingga Kamis ini dirinya baru menjual empat ekor sapi. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, ia mengaku sudah menjual sekitar 80 ekor sapi.

Menurutnya, penurunan penjualan terjadi karena pasokan sapi dari luar daerah terus berdatangan menjelang Iduladha. Akibatnya, persaingan harga semakin ketat dan pembeli memiliki lebih banyak pilihan.

“Sekarang sapi dari luar daerah banyak masuk. Karena itu, penjualan sapi lokal jadi menurun,” ujar As’ari.

Selain itu, As’ari berharap Pemerintah Kabupaten Banjar dapat mengontrol masuknya hewan kurban dari luar pulau. Ia menilai kondisi tersebut merugikan peternak dan pedagang lokal yang menggantungkan penghasilan dari penjualan hewan kurban.

Sementara itu, aktivitas jual beli di pasar hewan masih berlangsung seperti biasa. Namun, sebagian pedagang memilih menunggu mendekati Hari Raya Iduladha dengan harapan jumlah pembeli meningkat.

Penulis/Reporter: Sairi

Baca juga  Gagal Panen Akibat Cuaca Buruk, Cabai di Banjarmasin Kian Pedas