Harga Ayam Potong di Martapura Naik, Permintaan Dapur MBG Ikut Pengaruhi Pasokan
fokus6.net, KABUPATEN BANJAR — Harga ayam potong di pasar tradisional Martapura, Kabupaten Banjar, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Selain permintaan masyarakat yang meningkat, kebutuhan dari dapur MBG juga ikut memengaruhi pasokan ayam di pasaran.
Kenaikan harga terlihat di sejumlah lapak pedagang ayam di pasar tradisional Martapura. Jika sebelumnya ayam potong dijual Rp18 ribu per kilogram, kini harga naik menjadi Rp22 ribu per kilogram.
Pedagang mengaku kenaikan mulai terasa sejak awal pekan. Akibatnya, penjualan ikut menurun karena sebagian warga mengurangi pembelian.
Salah satu pedagang ayam, Irmalana, mengatakan pembeli mulai mengeluhkan harga yang naik dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu membuat omzet pedagang ikut menurun dibanding hari biasa.
“Sepi untuk pembeli,” keluhnya.
Sementara itu, Kasi Pengendalian Bapokting Dinas Kumperindag Kabupaten Banjar, Hj Elok Yuli Suriyanti, menyebut tingginya permintaan pasar menjadi faktor utama kenaikan harga ayam potong.
Selain itu, kebutuhan ayam untuk dapur MBG juga ikut memengaruhi stok dan distribusi ayam di pasaran. Meski demikian, pemerintah daerah mengaku terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan pasokan menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
“Saat ini permintaan ayam memang meningkat. Selain kebutuhan masyarakat, permintaan dari dapur MBG juga ikut memengaruhi harga di pasar,” ujar Elok.
Ia juga mengimbau masyarakat membawa tas belanja sendiri saat berbelanja ke pasar. Pasalnya, harga plastik ikut mengalami kenaikan dan berdampak pada biaya operasional pedagang.
Penulis/Reporter: Sairi

Tinggalkan Balasan