fokus6.net, TANAH LAUT — Debit air Sungai Asam-Asam di Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut, mulai mengalami penurunan setelah sempat meluap dan merendam ratusan rumah warga.

Pantauan terbaru pada Senin (11/5/2026) dini hari menunjukkan tinggi muka air turun sekitar 20 sentimeter.

Sebelumnya, debit air mencapai 290 sentimeter. Kini ketinggian air berada di angka 270 sentimeter.

Warga setempat menyebut penurunan debit terjadi setelah air laut mulai surut.

“Alhamdulillah air sungai sudah surut dari 285 sentimeter pukul 19.30 Wita turun menjadi 270 sentimeter pukul 02.00 Wita karena air laut surut,” ujar warga.

Camat Jorong, Paimun, membenarkan kondisi banjir mulai membaik di sejumlah titik terdampak.

Ia mengatakan genangan air perlahan menyusut sejak dini hari.

“Benar, ada pengurangan atau penyusutan. Kita masih memantau karena pukul 07.00 Wita ada pasang air laut,” katanya.

Pasang air laut masih menjadi perhatian warga dan aparat kecamatan. Kondisi itu membuat aliran air sungai menuju laut berjalan lebih lambat.

Kepala Dusun 2 Desa Asam-Asam, Pendi, mengatakan sebagian besar rumah warga kini sudah bebas dari genangan.

“Alhamdulillah air sudah menyusut dan sebagian besar rumah warga sudah bebas dari genangan,” ujarnya.

Namun, beberapa rumah masih terendam karena posisi bangunan lebih rendah dibanding rumah lainnya.

Pendi mencatat lima rumah di RT 10 masih tergenang air.

“Ada lima rumah warga di RT 10 yang masih terendam karena pondasi rumahnya lebih rendah,” katanya.

Selain itu, dua rumah di RT 01 juga masih terendam dengan kondisi serupa.

Sebelumnya, luapan air kiriman dari kawasan pegunungan merendam enam RT di Desa Asam-Asam.

Wilayah terdampak meliputi RT 1, RT 6, RT 7, RT 8, RT 10 dan RT 12.

Baca juga  Kendalikan Banjir di Kurau, Pemkab Tanah Laut Operasikan Water Pump Berkapasitas Besar

Sedikitnya 273 kepala keluarga terdampak banjir. Air sempat masuk hingga halaman dan lantai rumah warga.

Warga kini berharap cuaca tetap membaik agar debit air terus turun dan banjir segera berakhir.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net