fokus6.net, TABALONG — Pasutri yang terlibat cekcok akibat dugaan selingkuh di Desa Tanta Hulu, Kabupaten Tabalong, akhirnya berhasil Polsek Tanta damaikan melalui mediasi, Kamis (9/4/2026). Cekcok Tabalong yang gagal diselesaikan warga dan keluarga ini tuntas lewat pendekatan humanis petugas.

Perselisihan bermula karena SF (36) mencurigai suaminya, HS (41), berselingkuh meski tidak ada bukti yang menguatkan. Kecurigaan itu memicu cekcok berulang yang tidak kunjung selesai meski warga dan keluarga sudah berupaya mendamaikan keduanya.

Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Heri Siswoyo, menjelaskan kedua pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dalam proses problem solving.

“Kedua pihak berkomitmen saling menghargai dan tidak mengulangi perbuatan yang dapat memicu konflik, baik berupa tindakan kekerasan maupun perselingkuhan,” ujar Heri.

HS juga menyatakan kesediaan tetap memberikan nafkah kepada anak. Jika salah satu pihak melanggar perjanjian, keduanya bersedia menempuh jalan perceraian.

Mediasi Jadi Solusi Bagi Pasutri di Tanta Tabalong

Kedua belah pihak juga sepakat menyelesaikan setiap perselisihan mendatang secara baik-baik tanpa melibatkan pihak ketiga.

Heri berharap hasil mediasi ini menjadi solusi terbaik bagi kedua pihak sekaligus menjaga keharmonisan lingkungan masyarakat sekitar Desa Tanta Hulu. Kini SF dan HS, pasutri yang cekcok akibat dugaan selingkuh kembali harmonis setelah saling memaafkan.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Dewa 19 Bakal Tampil di Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan April 2026