Tak Dilengkapi Dokumen Karantina, BKHIT Kalsel Musnahkan Ratusan Bibit dari Jawa Tengah
fokus6.net, BANJARMASIN – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Selatan memusnahkan ratusan bibit tanaman yang tidak dilengkapi sertifikat kesehatan karantina.
Pemusnahan pada Rabu (21/1/2026) setelah bibit-bibit tersebut petugas amankan saat pemeriksaan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Ratusan bibit yang BKHIT musnahkan terdiri dari berbagai jenis tanaman hortikultura, di antaranya durian, alpukat, manggis, belimbing, jambu, hingga kelapa.
Proses pemusnahan dengan cara membakarnya menggunakan mesin incinerator untuk memastikan seluruh bibit tidak dapat pihak tertentu manfaatkan kembali.
Kepala BKHIT Kalimantan Selatan, Erwin A. M. Dabukke, mengatakan bibit-bibit tersebut sebelumnya petugas karantina sita karena tidak punya dokumen wajib berupa sertifikat kesehatan karantina saat masuk ke wilayah Kalimantan Selatan.
“Bibit tanaman ini kami temukan saat pemeriksaan rutin di Pelabuhan Trisakti. Setelah pengecekan, ternyata tidak ada sertifikat kesehatan karantina, sehingga harus ada tindakan pemusnahan,” ujar Erwin.
Berdasarkan keterangan pemilik, ratusan bibit tersebut datang dari Purworejo, Jawa Tengah, melalui Pelabuhan Surabaya, Jawa Timur. Namun, pengiriman tanpa memenuhi persyaratan karantina yang berlaku.
Erwin menegaskan, tindakan pemusnahan ini sesuai dengan ketentuan Pasal 88 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
“Ini adalah upaya untuk melindungi sumber daya alam hayati di Kalimantan Selatan dari potensi masuknya hama dan penyakit tumbuhan. Aturan ini wajib semua pihak patuhi tanpa terkecuali,” tegasnya.
Ia juga memastikan BKHIT Kalimantan Selatan akan terus melakukan pengawasan ketat di seluruh pintu pemasukan. Lebih jauh, pihaknya juga tidak akan pandang bulu dalam menindak setiap pelanggaran serupa di kemudian hari.
“Kami akan menjatuhkan sanksi yang sama apabila kembali menemukan bibit atau komoditas pertanian masuk tanpa dokumen karantina lengkap,” pungkas Erwin.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Tinggalkan Balasan