Teror Bom Molotov Sasar Rumah Warga di Belitung Darat Banjarmasin
fokus6.net, BANJARMASIN — Aksi pelemparan bom molotov kembali mengusik ketenangan warga di Kota Banjarmasin.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (23/2/2026) awal pekan tadi di Jalan Belitung Darat, Komplek Belitung Permai RT 18, Kelurahan Belitung Utara, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.
Rumah yang menjadi sasaran diketahui milik seorang warga bernama Anwar Razak, tepatnya di nomor A-10. Ledakan api sempat muncul di bagian teras rumah setelah sebuah benda diduga bom molotov dilempar oleh orang tak dikenal.
Api membakar sebuah guci yang berada di sudut teras hingga menimbulkan noda hitam di dinding.
Ketua RT 18, Sudarsono, yang berada di lokasi kejadian, menyebut kobaran api berpotensi menimbulkan kerusakan lebih besar.
“Itu kalau teripleks sudah habis pasti,” ujarnya saat ditemui warga dan aparat di sekitar rumah korban.
Beruntung, api tidak sempat membesar. Anwar Razak bersama sejumlah warga sekitar dengan cepat mengambil tindakan untuk memadamkan api sebelum merambat ke bagian rumah lainnya. Respons sigap tersebut mencegah kemungkinan kebakaran yang lebih luas.
Di dalam guci yang terbakar, warga menemukan sisa botol plastik lengkap dengan sumbu yang masih terlihat. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa benda tersebut merupakan bom molotov rakitan.
Sudarsono mengaku heran karena wadah yang digunakan bukan botol kaca seperti yang lazim ditemukan pada kasus serupa
“Plastik, iya plastik biasanya kan beling yah botolnya,” katanya.
Akibat insiden itu, bagian teras rumah mengalami sejumlah kerusakan. Dinding terlihat menghitam akibat jelaga, sapu lidi hangus terbakar, dan beberapa peralatan rumah tangga ikut terdampak oleh panas api.
Hingga kini, pelaku pelemparan belum teridentifikasi. Aparat kepolisian telah mendatangi lokasi pada malam kejadian dan memulai proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik aksi teror tersebut.
Warga setempat berharap kasus ini segera terpecahkan agar rasa aman kembali terjaga.
“Iya mudah-mudahan cepat terungkap. Polisi juga sudah datang malam itu,” tutur Sudarsono.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan