fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Tugas berat 33 anggota Paskibra Kabupaten Banjar akhirnya tuntas pada Senin (17/8/2026).

Begitu prosesi pengibaran bendera selesai, suasana di Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura berubah haru. Para anggota Paskibra saling berpelukan dan sebagian menangis.

Mereka baru saja menyelesaikan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selama beberapa pekan sebelumnya, mereka menyiapkan diri untuk menjalankan tugas tersebut.

Para anggota menjalani latihan intensif selama 14 hari. Mereka kemudian tampil dalam prosesi pengibaran tanpa melakukan kesalahan.

Salah satu anggota Paskibra, Alya Nur Zahra, mendapat tugas membawa baki bendera. Ia mengaku sempat gugup ketika harus menjalankan tugas di depan peserta upacara.

Namun, rasa tegang itu perlahan hilang setelah prosesi berjalan. Alya pun merasa lega ketika seluruh rangkaian pengibaran selesai.

“Awalnya memang gugup, apalagi membawa baki. Tapi setelah dijalani, alhamdulillah bisa menyelesaikan tugas dengan lancar,” ujar Alya.

Setelah itu, Alya bersama anggota lainnya langsung melepas ketegangan. Mereka saling memeluk sambil menangis dan tersenyum.

Tangis tersebut menjadi luapan rasa lega setelah menjalani latihan panjang. Selain itu, momen tersebut juga menunjukkan kedekatan yang terbangun selama masa persiapan.

Selama 14 hari latihan, para anggota harus menjaga kekompakan dan disiplin. Mereka juga menjalani berbagai persiapan agar gerakan dalam upacara berjalan sesuai arahan.

Karena itu, keberhasilan pengibaran menjadi pengalaman penting bagi seluruh anggota. Mereka tidak hanya membawa tugas sebagai Paskibra, tetapi juga membawa rasa bangga untuk keluarga dan Kabupaten Banjar.

Penampilan mereka pun mendapat apresiasi dari peserta upacara. Terlebih, mereka mampu menjalankan prosesi pengibaran bendera dengan tertib hingga selesai.

Penulis/Reporter: Sairi

Baca juga  Irwan Bora Jadi Pendaftar Pertama Ketua KONI Banjar 2026-2030