fokus6.net, BANJARBARU — Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby mengajak masyarakat memperkuat pola hidup sehat untuk menekan risiko penyakit tidak menular, terutama kanker dan penyakit jantung. Ajakan itu disampaikan saat pengukuhan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Banjarbaru serta pelantikan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut periode 2026–2031 di Aula Gawi Sabarataan, Rabu (10/6/2026).

Pada kegiatan tersebut, Atika Anggraini Sirajoni resmi memimpin YKI Kota Banjarbaru. Sementara itu, Sugondo menerima amanah sebagai Ketua YJI Cabang Banjarbaru untuk masa bakti 2026–2031.

Lisa Halaby menilai peran YKI dan YJI sangat penting karena mampu mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Karena itu, ia mengapresiasi para pengurus yang siap mengabdikan diri untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Menurut Lisa, perubahan gaya hidup masyarakat memicu meningkatnya risiko berbagai penyakit. Oleh sebab itu, edukasi kesehatan harus terus berjalan secara konsisten dan menjangkau lebih banyak warga.

“Perubahan pola hidup masyarakat saat ini menjadi faktor risiko penyakit yang harus kita hadapi dengan serius. Oleh karena itu, upaya promotif dan preventif harus selalu terbangun,” ujarnya.

Ia menegaskan kesehatan masyarakat menjadi salah satu fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, Pemerintah Kota Banjarbaru akan terus mendukung program kesehatan yang berorientasi pada pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup warga.

“Masyarakat yang sehat adalah salah satu fondasi kuat untuk mewujudkan Banjarbaru Emas. Pemko Banjarbaru berkomitmen untuk selalu mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” katanya.

Lisa Halaby Dorong Edukasi Pencegahan Penyakit

Lisa berharap kepengurusan baru mampu memperluas edukasi mengenai pencegahan kanker dan penyakit jantung. Selain itu, ia mendorong pengurus menjalankan program yang sejalan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) agar manfaatnya semakin masyarakat rasakan.

Baca juga  Terdesak Biaya Sekolah Anak di Pulau Jawa, Tukang Kebun Tega Habisi Nyawa Ustazah

Di sisi lain, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi, mengingatkan bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi ancaman kesehatan utama di Indonesia.

Karena itu, Ellyana meminta pengurus YJI yang baru segera menyusun program kerja yang terukur dan berkelanjutan. Selanjutnya, ia juga mendorong penguatan kampanye Panca Usaha Jantung Sehat di tengah masyarakat.

Selain itu, Ellyana mengajak pengurus membentuk serta mengaktifkan Klub Jantung Sehat (KJS) dan KJS Remaja di daerah masing-masing. Menurutnya, langkah tersebut dapat memperluas jangkauan edukasi sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia muda.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak agar program kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Penulis/Reporter: Rofhal