fokus6.net, TANAH LAUT – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut melakukan pengambilan uji sampel makanan dan minuman di Pasar Ramadan Expo.

Uji sampel tersebut untuk memastikan kualitas jajanan berbuka puasa yang dijual para pedagang selama bulan Ramadan.

Petugas mendatangi sejumlah lapak dan mengambil sampel makanan maupun minuman untuk proses lebih lanjut.

Selain mengambil sampel, petugas juga mendata setiap pedagang meliputi nama, alamat, hingga nomor telepon pedagang.

Pendataan ini untuk memudahkan tindak lanjut apabila mendapati hasil yang tidak sesuai standar keamanan pangan.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Tanah Laut, Muhammad Husni, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya rutin pengawasan pangan selama Ramadan.

“Ini untuk memastikan tidak ada penggunaan bahan non makanan yang berbahaya pada makanan dan minuman di Ramadan Expo,” ujarnya.

Seluruh sampel akan menjalani pemeriksaan di laboratorium dalam beberapa hari ke depan. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar evaluasi bagi para pedagang.

Muhammad Husni menegaskan, jika terbukti menggunakan bahan non makanan seperti pewarna berbahaya, pihaknya akan memanggil pedagang terkait untuk pembinaan lanjutan.

“Kalau ada temuan bahan yang tidak sesuai, pedagang akan kami panggil dan kami beri pembinaan agar tidak lagi menggunakan bahan tersebut,” tegasnya.

Penulis/Reporter: Basuki Rahmat

Baca juga  Festival Kemilau Ramadan 2026 di Kandangan Hadir dengan Konsep Baru