Kementerian PU Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Banjarbaru
fokus6.net, BANJARBARU – Setelah menuntaskan renovasi Sekolah Rakyat tahap pertama, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali melanjutkan komitmennya di sektor pendidikan dengan memulai pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II.
Pembangunan tahap lanjutan ini dimulai di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II resmi mulai dengan peletakan batu pertama di kawasan Sekolah Rakyat Banjarbaru, Senin (12/1/2026) kemarin.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat harus terlaksana secara tepat waktu dengan kualitas bangunan yang terjaga, serta akuntabilitas pelaksanaan yang ketat.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini harus selesai sesuai target. Kualitas bangunan harus kita jaga, dan seluruh prosesnya harus akuntabel. Ini adalah amanah besar yang harus kita laksanakan dengan sungguh-sungguh,” kata Dody Hanggodo.
Ia menjelaskan, pembangunan tahap lanjutan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pendidikan sebagai instrumen utama dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem.
“Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pendidikan,” ujarnya.
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Lebih 100 Titik
Secara nasional, Sekolah Rakyat Tahap II akan tersebar di 104 lokasi yang tersebar di 102 kabupaten dan kota pada 32 provinsi di Indonesia.
Total anggaran yang pemerintah siapkan untuk pembangunan ini mencapai Rp26,24 triliun, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025 hingga 2026.
Pembangunan Sekolah Rakyat dengan skema multi years contract guna memastikan mutu konstruksi serta keberlanjutan infrastruktur pendidikan.
Setiap Sekolah Rakyat berdiri di atas lahan minimal seluas lima hektare lengkap dengan fasilitas pendidikan terpadu.
Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas, asrama siswa, laboratorium, sarana olahraga, hingga ruang terbuka hijau.
Kementerian PU memastikan akan terus mengawal pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II agar selesai tepat waktu.
Pemerintah berharap program ini mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di berbagai daerah.
Penulis/Reporter: Tim Liputan Fokus6.net

Tinggalkan Balasan