fokus6.net, BANJARMASIN — Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda buka suara soal polemik anggaran belanja susu dan buah yang viral di media sosial.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Ananda mengaku tidak mengetahui adanya anggaran tersebut.

Ia juga menegaskan tidak pernah meminta pengadaan susu maupun buah sejak menjabat sebagai Wakil Wali Kota Banjarmasin.

Dalam video itu, Ananda sempat menyinggung ramainya pembahasan soal susu dan buah di media sosial.

“Sudah minum susu? Sudah makan buah? Jadi ramai isu susu lawan buah. Jangan-jangan ikut komen juga,” ucapnya.

Ananda kemudian menjelaskan ia bersama Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menjalani pelantikan pada 20 Februari 2025. Namun sejak saat itu, ia mengaku tidak pernah meminta fasilitas berupa susu dan buah.

“Seingat aku, aku dan Pak Yamin dilantik 20 Februari 2025. Seingat aku kada pernah meminta dibelikan buah dan susu,” katanya.

Ia juga merasa heran dengan munculnya pemberitaan terkait anggaran tersebut.

“Jadi ketika begitu bikin berita itu agak aneh, aneh banar,” lanjutnya.

Meski demikian, Ananda memilih menanggapi polemik itu dengan santai. Ia mengaku tetap berusaha berpikir positif atas persoalan yang ramai publik soroti.

“Tapi tidak apa-apa, aku selalu memandang hidup itu indah. Makanya aku selalu berbaik sangka dan yakin setiap peristiwa ada hikmahnya,” ujarnya.

Sebelumnya, anggaran belanja susu dan buah untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin viral di media sosial sejak Rabu (6/5/2026).

Nilai anggaran tersebut mencapai Rp229.048.800 per tahun. Pemerintah mengalokasikan Rp104.788.800 untuk belanja buah-buahan dan Rp124.260.000 untuk pengadaan susu.

Unggahan terkait anggaran itu langsung memicu kritik dari warganet. Banyak warga mempertanyakan urgensi penggunaan anggaran daerah untuk kebutuhan konsumsi pejabat.

Baca juga  'Banjarmasin Bebas Sampah', Omong Kosong Yamin - Ananda?

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net