fokus6.net, BANJARMASIN — Publik menyoroti anggaran belanja buah dan susu untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, senilai Rp228 juta setelah data pengadaan itu viral di media sosial.

Data yang beredar mencatat pagu anggaran mencapai Rp228 juta dalam setahun. Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp124 juta untuk susu dan Rp104 juta untuk buah-buahan.

Sorotan publik muncul karena nilai anggaran itu dinilai tidak sejalan dengan kebijakan efisiensi belanja daerah.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, mengaku tidak mengetahui rincian penganggaran tersebut. Ia meminta wartawan mengonfirmasi langsung kepada SKPD yang menyusun anggaran.

“Silakan konfirmasi ke SKPD terkait karena mereka yang mengelola,” ujar Ananda.

Akademisi Universitas Lambung Mangkurat, Taufik Arbain, menilai anggaran buah dan susu memang memiliki dasar aturan. Namun, ia menganggap pengalokasian dana itu kurang tepat di tengah tuntutan efisiensi.

Menurut Taufik, pemerintah daerah seharusnya memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Publik pasti mempertanyakan manfaat anggaran seperti ini,” katanya.

Setelah polemik meluas, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Bagian Umum Sekretariat Daerah membatalkan anggaran tersebut. Pemko juga mengembalikan pagu belanja itu ke kas daerah.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Seribu Paket Takjil Gratis Dibagikan Polda Kalsel