Anggaran Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Banjarmasin Akhirnya Batal, Sempat Dirujak Warganet
fokus6.net, BANJARMASIN — Polemik soal anggaran belanja susu dan buah untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda senilai ratusan juta rupiah akhirnya mendapat respon dari pemerintah kota.
Pernyataan itu muncul usai isu tersebut menyebar luas di lini masa media sosial, hingga memantik ragam protes netizen di tengah efisiensi anggaran.
Namun, bukan Ananda yang mengklarifikasi langsung melainkan Plt Kepala Bagian Umum Setda Kota Banjarmasin, Ahmad Zazuli.
Dalam keterangan tertulis, Ahmad Zazuli memastikan anggaran tersebut belum terserap dan kini telah masuk kembali ke kas daerah.
Zazuli bilang anggaran tersebut merupakan bagian dari proses perencanaan kebutuhan operasional kerumahtanggaan. Proses melalui penyusunan internal oleh Bagian Umum Sekretariat Daerah.
Lebih jauh, ia mengklaim tersebut sudah sesuai mekanisme administrasi pemerintahan untuk mendukung kegiatan kedinasan pimpinan daerah.
“Seluruh rincian penganggaran untuk mendukung kegiatan pimpinan atau kepala daerah yang menjadi tugas pokok dan fungsi bagian umum,” ujar Ahmad Zazuli, Minggu (10/5/2026).
Selain itu, ia membeberkan sejatinya anggaran tersebut merupakan pagu kebutuhan untuk satu tahun anggaran. Sedangkan, untuk penggunaannya bersifat menyesuaikan kebutuhan kegiatan kedinasan.
Sebaliknya, jika tak terserap, dana akan tetap berada dalam kas daerah.
“Kami mengapresiasi perhatian serta masukan dari masyarakat. Kritik dan pengawasan publik menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan,” katanya.
Anggaran Susu dan Buah Wakil Wali Kota Sempat Dirujak Netizen
Sebelumnya, Paket belanja susu dan buah untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin mencapai ratusan juta rupiah viral di media sosial.
Pengadaan tersebut terungkap dari unggahan akun Instagram @infocerewet_kalsel pada Rabu (6/5/2026) kemarin. Unggahan berupa foto pasangan kepala daerah Kota Seribu Sungai itu mencantumkan keterangan nominal pengadaan.
“Anggaran KOCAK Pemkot Banjarmasin 2026: Beli Buah Rp104 Juta, Belanja susu untuk wakil wali kota tembus Rp124 juta,” tulis akun tersebut.
Kurang 24 jam sejak terunggah, konten itu langsung penuh dengan komentar warganet. Ratusan tanggapan memenuhi kolom komentar.
“Awalnya respect, tapi makin kesini halahhh,” tulis @sais******.
“Sehari selitar susu 25 rb x 30 hari x 12 bulan. 9 Jutaan ja, mandi susu saku,” seloroh @ramst******.
“Hanyar paham nah semboyan maju sejahtera tu gasan siapa,” timpal akun @ded****.
“Ada yang ngidam pengantin hanyar”, kata @timpa******.
Penelusuran melalui laman sirup.inaproc.id, dua paket belanja itu rupanya memang terdaftar. Pertama untuk pembelian susu dengan kode RUP 64132690 terdaftar sejak 22 Januari 2026.
Paket bernama Belanja Minuman Susu Kerumahtanggaan Wakil Kepala Daerah itu mencantumkan volume kerja 1 tahun. Sementara pada kolom spesifikasi tertulis Minuman Susu kemasan/Minuman Susu Steril.
“Sumber dana APBD 2026. Total pagu Rp124.260.000 dengan metode pemilihan pengadaan langsung,” rinci laman itu.
Kemudian, paket belanja Buah-Buahan Kerumahtanggaan Wakil Kepala Daerah terdaftar dengan kode RUP 64133591.
Paket itu punya pagu sebesar Rp104.788.800 dari sumber dana APBD Kota Banjarmasin tahun 2026.
“Buah Apel Buah Jeruk Buah Kurma Buah Mangga Buah Melon. Buah Naga Buah Nanas Buah Pepaya Buah Pisang Buah Semangka,” tulis kolom uraian pekerjaan.
Sementara itu, Fokus6.net berupaya mengonfirmasi kepada Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda melalui pesan singkat pada nomor 0811******. Namun hingga berita ini terbit, Ananda belum juga memberi tanggapan.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Tinggalkan Balasan