fokus6.net, BANJARBARU — Polisi akhirnya mengungkap motif di balik pembunuhan Ustazah Hasanah, pengajar Pondok Pesantren Muraa’tul Lughah yang tewas di kawasan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru.

Kapolres Banjarbaru, Pius X Febry Aceng Loda, menegaskan dua pelaku berinisial MFI dan AS merencanakan aksi sejak awal. Keduanya kerap melihat korban melintas di depan tempat tinggal mereka di area perkebunan.

Pelaku lalu menyusun rencana pembegalan. Mereka menargetkan korban karena sering membawa tas saat pulang kerja.

“Mereka tidak punya uang. Sempat meminjam ke bos, tapi ditolak. Dari situ muncul niat melakukan kejahatan,” jelas Kapolres, Sabtu (2/5/2026).

Pelaku langsung menjalankan aksi saat korban melintas. Mereka menghadang lalu menyerang korban menggunakan kayu. Serangan itu menyebabkan korban tewas di lokasi.

Setelah itu, pelaku mengambil barang berharga milik korban. Mereka membawa satu unit ponsel Vivo V19 dan sepeda motor Honda Beat.

Namun, pelaku tidak langsung menjual motor tersebut. Mereka menyembunyikannya di sekitar lokasi kejadian sambil menunggu situasi aman.

“Pengakuan pelaku, mereka lebih dulu menjual handphone. Motor rencananya menyusul setelah kondisi dianggap aman,” tambah Kapolres.

Polisi menegaskan motif utama dalam kasus ini murni faktor ekonomi. Kedua pelaku ingin menguasai harta korban dengan cara kekerasan.

Polres Banjarbaru terus mengembangkan kasus pembunuhan ustazah. Termasuk segera melengkapi berkas perkara sebelum pelimpahan ke tahap berikutnya.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Mayat Mengapung di Sungai Veteran Banjarmasin, Pembunuhnya Ditangkap