Kemdiktisaintek Buka 96 Formasi Guru Sekolah Garuda dengan Fasilitas Rumah Tapak dan Gaji Istimewa
fokus6.net, JAKARTA — Kabar baik bagi guru-guru berprestasi di seluruh Indonesia. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tengah membuka kesempatan bagi 96 guru unggulan untuk ditempatkan di empat Sekolah Garuda baru. Pemerintah menawarkan paket kesejahteraan menarik, termasuk gaji setara sekolah unggulan dan rumah tapak seluas 60 meter persegi.
Wakil Menteri Diktisaintek, Stella Christie, menjelaskan melalui video sosialisasi bahwa hunian yang disiapkan bukanlah asrama, melainkan rumah pribadi yang layak huni.
“Mau tahu rumah cantik yang kita lihat ini? Ini rumahnya Anda nanti, guru-guru Sekolah Garuda,” ujar Stella, Jumat (13/2/2026).
Rumah dinas ini disiapkan untuk para guru yang ditempatkan di empat lokasi strategis, yakni Kabupaten Belitung Timur (Babel), Bulungan (Kaltara), Konawe Selatan (Sultra), dan Timor Tengah Selatan (NTT). Stella menekankan, gaji yang diberikan juga sangat memadai dan setara dengan sekolah unggulan di seluruh Indonesia.
“Setiap guru akan mendapat rumah tapak 60 meter persegi dan gaji yang sesuai tanggung jawab, setara dengan sekolah unggulan,” tambahnya.
Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, menegaskan kesiapan infrastruktur di lokasi Sekolah Garuda. Pemerintah bahkan sedang menyiapkan Peraturan Presiden untuk menjamin tunjangan guru.
“Kalau Bapak/Ibu bergabung, tinggal pindah fisik saja. Di lokasi sudah tersedia tempat tinggal yang sangat layak,” kata Najib.
Menyadari waktu pendaftaran yang singkat, hingga 15 Februari 2026, Kemdiktisaintek memberikan kelonggaran administratif. Pelamar yang belum memiliki sertifikat bahasa Inggris atau sertifikat yang sudah kedaluwarsa tetap diperbolehkan mendaftar, dengan tes kemampuan menyusul.
“Yang penting kami bisa menilai kemampuan guru, karena pengajar di Sekolah Garuda perlu menguasai bahasa Inggris,” jelas Stella.
Fleksibilitas juga diberikan pada linearitas rumpun ilmu. Misalnya, guru IPA murni bisa melamar posisi pengajar Biologi asalkan memiliki kompetensi yang memadai.
Rekrutmen Sekolah Garuda Tahun Ajaran 2026/2027 menyediakan 200 formasi, meliputi 4 kepala sekolah, 16 wakil kepala sekolah, 96 guru, dan 96 tenaga kependidikan. Para guru yang terpilih akan memegang amanah langsung dari Presiden untuk mendidik generasi terbaik bangsa.
“Guru adalah kunci keberhasilan program ini. Pendaftaran ditutup 15 Februari, waktunya tinggal sedikit lagi,” tutup Stella.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan