fokus6.net, JAKARTA – Israr Megantara tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol dalam laga final Piala Asia Futsal 2026 saat Timnas Futsal Indonesia berhadapan dengan Iran. Meski skuad Garuda akhirnya harus mengakui keunggulan lawan lewat adu penalti dengan skor 4-5, kontribusi besar Israr lewat tiga gol ke gawang raksasa futsal Asia tersebut menegaskan peran pentingnya di lapangan.

Pemain berusia 21 tahun itu menunjukkan ketajaman sepanjang pertandingan, membantu Indonesia beberapa kali berada di posisi unggul. Namun, pertandingan dramatis yang berakhir imbang 5-5 hingga extra time memaksa laga ditentukan melalui adu penalti, di mana Indonesia harus puas sebagai runner-up setelah dua eksekutor gagal menjalankan tugasnya.

Seusai pertandingan, Israr mengungkapkan ambisi pribadinya untuk terus berkembang, termasuk membuka peluang berkarier di luar negeri serta membawa Timnas Futsal Indonesia menembus panggung dunia.

“Target pribadi, aku yang pasti bisa abroad, bisa main ke dunia luar, dan bisa membawa Indonesia tampil di Piala Dunia,” ujar pemain Cosmo JNE itu di Jakarta, dikutip Minggu (8/2/2026).

Peluang untuk merumput di kompetisi internasional terbilang realistis. Israr sebelumnya pernah menjalani trial bersama klub futsal asal Spanyol, CD Burela FS. Pengalaman tersebut diyakini menjadi modal berharga untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperluas jam terbang di level global.

Di tengah kekecewaan atas hasil akhir, Israr tetap menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung yang tak henti memberikan energi positif sepanjang turnamen.

“Terima kasih sudah suporter kami semua dari awal sampai sekarang. Mungkin hasilnya tidak sesuai dengan yang kami inginkan, tapi kami nggak berhenti di sini,” katanya.

Ia juga berharap dukungan terhadap Timnas Futsal Indonesia tetap mengalir, apa pun hasil yang diraih tim ke depan.

“Kita semua berharap dengan dukungan, apa pun kondisinya—mau menang, kalah, atau apa pun itu—tetap dukung kami,” tambah Israr.

Dalam pertandingan puncak tersebut, Indonesia sempat menguasai jalannya laga dan menutup babak pertama dengan keunggulan 3-2. Pertarungan berlangsung ketat hingga kedua tim saling berbalas gol, sebelum Iran memaksakan hasil imbang sampai peluit akhir extra time berbunyi.

Drama adu penalti akhirnya menjadi penentu, dan Iran keluar sebagai juara setelah menang tipis 5-4. Kendati demikian, performa Indonesia sepanjang turnamen, termasuk penampilan gemilang Israr Megantara di final, menjadi sinyal kuat bahwa futsal Tanah Air kian kompetitif di level Asia.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net