fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Hujan deras mengguyur Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (25/10/2026) sore. Setelah berbulan-bulan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sejumlah petugas pemadam kebakaran langsung bersujud syukur di tengah guyuran hujan.

Momen tersebut menjadi luapan kelegaan setelah mereka berjibaku memadamkan api di tengah cuaca panas dan kabut asap. Selain petugas, warga juga menyambut hujan yang turun selama sekitar satu jam itu dengan penuh harapan.

Hujan ini membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama berbulan-bulan menghadapi dampak musim kemarau. Warga berharap guyuran air dapat membantu meredakan asap sekaligus mengurangi risiko kebakaran lahan.

Hujan Kabupaten Banjar Penuh Haru

Sejumlah petugas damkar tampak menikmati hujan setelah menjalani masa panjang penanganan karhutla. Bagi mereka, hujan menjadi momen melegakan di tengah perjuangan menghadapi kebakaran dan asap pekat.

Salah seorang warga Kabupaten Banjar, Ronny Latar, mengungkapkan rasa syukurnya atas hujan yang akhirnya turun. Ia berharap kondisi udara segera membaik setelah kemarau panjang.

“Alhamdulillah, hujan akhirnya turun setelah sekian lama cuaca panas dan kabut asap. Kami berharap kondisi udara segera membaik dan kebakaran lahan tidak terus terjadi,” ujar Ronny.

Selama musim kemarau, kabut asap mengganggu aktivitas warga dan memicu kekhawatiran terhadap kesehatan. Karena itu, masyarakat menyambut hujan sebagai angin segar setelah menghadapi kondisi tersebut dalam waktu lama.

Warga Berharap Karhutla Segera Mereda

Hujan yang mengguyur Kabupaten Banjar berpotensi membantu membasahi lahan yang mengering. Namun, hujan selama sekitar satu jam belum menjamin seluruh titik rawan kebakaran terbebas dari ancaman api.

Oleh karena itu, warga berharap hujan kembali turun dalam beberapa hari ke depan. Selain membantu memulihkan kondisi lingkungan, hujan juga diharapkan memperbaiki kualitas udara yang terdampak kabut asap.

Baca juga  Aksi Pencurian Kotak Amal di Makam Datu Bagul Terekam CCTV, Pelaku Diamankan

Sementara itu, masyarakat dan petugas tetap perlu mewaspadai kemunculan titik api baru. Kewaspadaan tersebut penting agar kebakaran tidak kembali meluas ketika cuaca panas dan kondisi kering berlanjut.

Penulis/Reporter: Sairi