fokus6.net, BARITO KUALA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) nyaris menyambar gedung SDN Handil Bakti 2, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (22/10/2026).

Khawatir api merembet ke ruang kelas, sejumlah guru bergegas menyelamatkan peralatan elektronik ke tempat yang lebih aman.

Kebakaran meluas akibat embusan angin kencang hingga mendekati bangunan sekolah. Para guru yang mendapat kabar kejadian itu langsung menuju sekolah untuk mengamankan barang-barang penting.

Guru Khawatir Api Kembali Membakar Kelas

Ancaman karhutla di sekitar SDN Handil Bakti 2 bukan kali pertama terjadi. Pada tahun sebelumnya, api dari kebakaran lahan bahkan sempat membakar bangunan kelas di sekolah tersebut.

Guru SDN Handil Bakti 2, Wiwid Makmuri Yanti, mengatakan para guru berupaya menyelamatkan peralatan sekolah karena khawatir api semakin mendekati gedung.

“Kami khawatir api merembet ke bangunan sekolah. Karena itu, peralatan elektronik kami pindahkan terlebih dahulu ke tempat yang lebih aman,” ujar Wiwid.

Kekhawatiran tersebut muncul karena angin kencang berpotensi membuat api semakin meluas. Apalagi, sekolah itu pernah mengalami kebakaran akibat sambaran api karhutla pada tahun lalu.

Puluhan Armada Damkar Berjibaku

Untuk mencegah api menjalar ke gedung sekolah, puluhan armada pemadam kebakaran berjibaku di lokasi. Petugas berupaya mengendalikan kebakaran agar tidak semakin mendekati ruang kelas.

Di tengah ancaman karhutla, kegiatan belajar mengajar di SDN Handil Bakti 2 juga telah berlangsung secara daring selama beberapa pekan terakhir. Kebijakan tersebut diterapkan akibat ancaman kabut asap yang menyelimuti kawasan tersebut.

Kondisi ini membuat aktivitas pendidikan di sekolah harus menyesuaikan dengan situasi kebakaran lahan dan kualitas udara. Sementara itu, upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api kembali mengancam bangunan sekolah.

Baca juga  Mobil Terbakar di Depan SPBU Muara Harus Tabalong, Diduga Akibat Rokok Elektrik

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net