fokus6.net, BARITO KUALA – Kabut asap pekat menyelimuti kawasan Puntik Luar, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, saat petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Asap tebal membuat langit tampak kekuningan dan mengganggu upaya pemadaman.

Puluhan petugas dan relawan terus berupaya menjangkau titik api. Namun, kepulan asap yang menyelimuti lahan menyulitkan mereka saat mengendalikan kobaran api.

Di tengah proses pemadaman, seorang relawan mengalami sesak napas. Rekan-rekannya segera membawanya menjauh dari lokasi untuk mendapatkan pertolongan.

Relawan Sesak Napas, Petugas Berikan Oksigen

Meski menggunakan alat pelindung diri, termasuk masker, sejumlah relawan mengeluhkan gangguan pernapasan akibat kondisi di lokasi kebakaran. Karena itu, tim medis segera menangani relawan yang mengalami sesak napas.

Haris Fadillah dari tim medis menjelaskan bahwa petugas harus segera menjauhkan relawan dari paparan asap jika mengalami gangguan pernapasan. Selanjutnya, tim medis perlu memantau kondisi mereka sebelum kembali bertugas.

“Jika ada petugas atau sukarelawan yang mengalami sesak napas, harus segera dibawa ke tempat yang lebih aman untuk mendapatkan penanganan. Kondisi mereka juga perlu dipantau sebelum kembali beraktivitas,” ujar Haris.

Tim medis kemudian memberikan oksigen portabel untuk membantu meredakan sesak napas. Setelah mendapat pertolongan, kondisi relawan tersebut berangsur pulih.

Meski demikian, relawan itu harus beristirahat dan tidak melanjutkan pemadaman. Langkah tersebut penting untuk mencegah kondisinya memburuk akibat paparan asap.

Karhutla Melahap Lebih dari 20 Hektare

Sementara itu, petugas masih berjibaku memadamkan karhutla di kawasan Puntik Luar. Luas lahan yang terbakar sementara diperkirakan mencapai lebih dari 20 hektare.

Besarnya area kebakaran membuat petugas dan relawan harus bekerja ekstra untuk menjangkau titik api. Selain mengendalikan kobaran api, mereka juga perlu menjaga keselamatan selama bertugas di tengah asap pekat.

Baca juga  Rumah Kosong di Jalan Taruna Praja Banjarbaru Hangus Terbakar

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla di Barito Kuala. Karena itu, petugas perlu memperhatikan kondisi fisik dan segera mencari tempat aman jika mengalami gangguan pernapasan.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net