fokus6.net, BARITO KUALA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Trans Kalimantan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, merembet ke sebuah bengkel alat berat. Kobaran api membakar tumpukan ban bekas dan sejumlah alat berat di area bengkel.

Angin kencang serta banyaknya material mudah terbakar membuat petugas kesulitan mengendalikan api. Sementara itu, asap hitam tebal membumbung di sekitar lokasi kebakaran.

Api dari Lahan Merembet ke Bengkel

Hasanudin, seorang warga, mengatakan api awalnya muncul dari lahan di sisi kanan bengkel. Namun, kobaran api dengan cepat meluas hingga mencapai bagian belakang bangunan.

“Api awalnya terlihat dari lahan di sisi kanan bengkel. Tidak lama kemudian, kobaran api meluas hingga menyambar bagian belakang bengkel,” ujar Hasanudin.

Setelah mencapai area bengkel, api membakar tumpukan ban bekas dan sejumlah alat berat. Material tersebut memperbesar kobaran api sekaligus menyulitkan petugas saat melakukan pemadaman.

Seorang pria dari pihak bengkel membenarkan bahwa api berasal dari lahan yang terbakar di sekitar lokasi. Selanjutnya, kobaran api merembet ke area bengkel dan membakar ban yang berada di sana.

“Iya, ini bengkel. Asalnya dari lahan yang terbakar tadi, kemudian apinya menjalar sampai ke bengkel sini. Membakar ban yang ada di lokasi,” ujarnya.

Relawan BPK dan Polisi Bantu Pemadaman

Sejumlah relawan dari kelompok Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) berdatangan untuk membantu petugas mengendalikan api. Selain itu, beberapa mobil water cannon milik kepolisian turut tiba di lokasi untuk mendukung upaya pemadaman.

Petugas dan relawan berjibaku agar api tidak merembet lebih jauh. Namun, tumpukan ban bekas serta tiupan angin kencang menjadi kendala selama proses penanganan.

Setelah mengendalikan kobaran api, petugas melanjutkan proses pendinginan di area yang terbakar. Langkah ini bertujuan memastikan bara api benar-benar padam sekaligus mencegah munculnya kembali kebakaran.

Baca juga  Identitas Mayat Remaja Terungkap, Ditemukan Mengapung di Muara Asam-Asam

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net