fokus6.net, BANJARBARU – Sosok Kolonel Paulo Andre Silva Barroso, pemadam kebakaran asal Brasil, mencuri perhatian saat membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Melalui video yang beredar di media sosial, Paulo terlihat bekerja bersama prajurit TNI dan petugas gabungan. Ia juga memberi arahan kepada petugas sebelum mereka menyemprotkan material pemadam ke area kebakaran.

Paulo datang ke Indonesia membawa material bernama Realiza Antichamas. Ia merupakan koordinator tim penyedia material tersebut. Selain membantu pemadaman, ia memperagakan cara penggunaan Realiza kepada petugas di lapangan.

Cairan Realiza Diklaim Menjaga Kelembapan hingga 72 Jam

Realiza Antichamas merupakan material pemadam yang penggunaannya harus larut dengan air. Menurut klaim produsennya, campuran tersebut membentuk gel yang mampu menjaga kelembapan hingga 72 jam.

Karena itu, material ini berpotensi membantu menghambat penyebaran api, terutama di kawasan gambut. Namun, klaim tersebut masih memerlukan pengujian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya dalam berbagai kondisi karhutla.

Dalam video yang beredar, Paulo terlihat menuangkan cairan Realiza ke bak penampungan air mobil pemadam kebakaran. Petugas kemudian menggunakan campuran tersebut untuk menyiram area yang masih terbakar.

Perbandingan Pemadaman Menggunakan Air dan Realiza

Paulo juga memperlihatkan perbandingan antara area yang disiram air biasa dan area yang menggunakan campuran Realiza.

Sekitar tiga jam setelah penyiraman, area yang menggunakan campuran Realiza terlihat tidak lagi mengeluarkan asap. Sementara itu, area yang hanya mendapat siraman air biasa masih mengeluarkan asap tebal.

Meski demikian, rekaman tersebut belum cukup untuk membuktikan efektivitas Realiza secara menyeluruh. Pengujian terukur tetap perlu untuk membandingkan hasil pemadaman dalam kondisi yang setara.

Pemerintah sendiri tengah menguji material tersebut sebagai salah satu alternatif penanganan karhutla. Hasil pengujian akan menjadi bagian penting untuk menilai manfaatnya dalam operasi pemadaman.

Baca juga  Bukber RAPI dan ORARI Banjarmasin Frekuensi 143.120 MHz Pererat Silaturahmi

Aksi Paulo Tuai Apresiasi Warganet

Keterlibatan Paulo dalam pemadaman karhutla mendapat perhatian warganet. Sejumlah pengguna media sosial mengapresiasi kehadirannya yang datang dari Brasil untuk membantu petugas di Indonesia.

Salah satu komentar dari akun @jal*** berbunyi, “Terima kasih mister atas sumbangan tenaga dan pikiranmu, jauh-jauh dari Brasil ingin membantu rakyat Indonesia.”

Namun, sebagian warganet juga menyampaikan kritik terhadap penanganan karhutla. Mereka menyoroti perlunya langkah yang lebih sigap untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan.

Selain di Kalimantan Selatan, Paulo juga membantu penanganan karhutla di wilayah lain di Indonesia, termasuk Sumatera.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net