fokus6.net, BANJARMASIN – Basarnas menegaskan tidak terlibat dalam operasi pengangkatan bangkai KM Virgo Transport 8.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, pengangkatan kapal atau salvage bukan bagian dari operasi SAR. Menurutnya, perusahaan dan pihak asuransi yang menangani proses tersebut.

Basarnas Fokus Cari dan Evakuasi Korban

I Putu menjelaskan, Tim SAR memiliki tugas mencari dan mengevakuasi korban KM Virgo Transport 8.

Sementara itu, operasi salvage memiliki penanganan berbeda. Perusahaan dan pihak asuransi menangani pengangkatan bangkai kapal.

“Operasi SAR dan salvage merupakan dua kegiatan yang terpisah. Kami dari Basarnas fokus pada evakuasi korban, sedangkan untuk salvage menjadi ranah perusahaan dan pihak asuransi,” ujar I Putu Sudayana.

Karena itu, Basarnas tidak menangani proses pengangkatan bangkai kapal. Tim SAR tetap fokus mencari korban yang masih berada di dalam dan sekitar bangkai KM Virgo.

Basarnas Harap Perusahaan Segera Jalankan Salvage

Di sisi lain, Basarnas berharap perusahaan segera menjalankan operasi salvage. Pengangkatan bangkai kapal dapat membantu tim membuka akses ke bagian kapal yang sulit dijangkau penyelam.

Saat ini, penyelam masih berupaya mencari korban di dalam bangkai KM Virgo Transport 8. Namun, kondisi bawah laut menjadi salah satu kendala dalam proses tersebut.

Selain arus yang kuat, jarak pandang di dalam kapal juga dapat berubah. Karena itu, penyelam harus menyesuaikan proses pencarian dengan kondisi bawah laut.

I Putu mengatakan, Basarnas belum mendapat kepastian mengenai waktu pelaksanaan salvage. Namun, pencarian korban tetap berjalan sambil menunggu perkembangan dari perusahaan.

Dengan operasi salvage, tim berharap akses ke bagian kapal yang belum terjangkau dapat terbuka. Selanjutnya, proses pencarian dan evakuasi korban dapat berjalan lebih luas.

Baca juga  Hari Ke-11 SAR KM Virgo, Tim Penyelam Temukan Sembilan Jenazah di Dalam Bangkai Kapal

Penulis/Reporter: Fahrulani